Kasus Corona di Temanggung Lompati 200, Lima Pasar yang Jadi Pusat Penularan Ditutup

BNews—TEMANGGUNG— Kasua penularan Covid-19 di Kabupaten Temanggung terus berkembang. Tercatat hingga kemarin malam (12/6/2020) terdapat 201 kasus positif.

Peningkatan yang signifikan itu membuat Pemkab Temanggung harus bergerak cepat. Mereka kemudian melakukan sejumlah langkah.


Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq mengatakan peningkatan ini terjadi setelah ditemukan lima kluster baru. Kelimanya merupaka kluster pasar tradisional.

Sehingga, dengan terpaksa, Pemkab Temanggung menutup operasional lima pasar tersebut. Yaitu, Pasar Ngadirejo (16 kasus), Pasar Gemawang (15 kasus), Pasar Gondang Menggora Tembarak (10 kasus), Pasar Jumo (8), dan Pasar Kandangan (4).


“Dalam beberapa hari ke depan pasar-pasar yang menjadi episentrum akan kita lakukan disinfeksi. Pasar akan kita tutup atau kita liburkan sementara misalnya 2 hari untuk dilakukan penataan ulang,” kata dia.

Bupati meminta supaya pedagang mengikuti anjuran pemerintah. Supaya penyebaran virus bisa dikendalikan.

Selain lima pasar tadi, bupati juga menyebut ada pasar lain yang berpotensi. Karena sudah ditemukan kasus. Yakni di Pasar Kranggan Bawah (3 kasus), dan Pasar Temanggung (2 kasus).

“Penataan ulang agar para pedagang tidak terlalu berdekatan, pengunjung tidak berdesak-desakan. Akan memanfaatkan pula free public space di sekitar pasar seperti tempat parkir, sehingga nanti ada pedagang yang sebagian akan ditempatkan di luar pasar. Dengan demikian, proses jual beli tetap bisa berlangsung akan tetapi tetap memperhatikan protokol kesehatan,”katanya.


Dikatakan Khdziq, pada saat peliburan pasar itu juga akan dimanfaatkan untuk konsolidasi selanjutnya bagaimana penataan pintu masuk dan keluar supaya lebih aman. Misal dilakukan pemeriksaan untuk setiap pengunjung dan harus pakai masker, diperiksa oleh tenaga medis apabila suhu tinggi tidak diperbolehkan masuk.


Disebutkan, penataan pasar sesuai jadwal Pasar Ngadirejo akan dilakukan persiapan dan sosialisasi tanggal 13-16 Juni dan ditutup tanggal 17,18,19 selanjutnya tanggal 20 beroperasi normal sesuai protokol COVID-19. Pasar Kandangan persiapan, sosialisasi tanggal 13-16 Juni, ditutup 17,18 Juni dan dibuka kembali 19 Juni.


Sedangkan Pasar Tembarak persiapan, sosialisasi tanggal 13, 18 Juni, ditutup tanggal 19,20,21 Juni dibuka kembali 22 Juni 2020.

Pasar Gemawang sosialisasi tanggal 12,14 Juni ditutup 15,18 dan tanggal 19 Juni mulai beroperasi kembali. Pasar Jumo sosialisasi dan persiapannya akan dilaksanakan tanggal 13,14 ditutup 15,16,17 dibuka kembali 18 Juni. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: