Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kasus Penusukan Di Sarkem Jogja Bukan Pertama Kali, ini Daftarnya

Kasus Penusukan Di Sarkem Jogja Bukan Pertama Kali, ini Daftarnya

  • calendar_month Rab, 23 Nov 2022

BNews–JOGJA– Kasus kriminalitas kembali terjadi di kawasan Pasar Kembang (Sarkem) yang kondang sebagai kawasan prostitusi di Jogja.

Seorang warga Gunungkidul berinisial DIS, 33, baru-baru ini menjadi korban penusukan di kawasan Pasar Kembang, Jogja, Senin (21/11/2022) pagi. Kasus penusukan itu bukan kali pertama terjadi di Sarkem. Sebelumnya sudah beberapa kali terulang kejadian serupa.

Berikut sejumlah kejadian penusukan atau kriminalitas yang melibatkan senjata tajam di Sarkem yang dirangkum Harianjogja.com.

Polisi Dibacok

Seorang anggota polisi tepatnya anggota Reserse Brimob Polda DIY Brigadir TN, terkena luka bacok pada 2014 lalu setelah dikeroyok sejumlah orang tak dikenal di Jalan Sarkem.

Akibat kejadian itu, TN menderita luka di bahu kanan dan pinggang kiri diduga akibat senjata tajam.

PSK Ditusuk

Setahun sebelumnya yakni pada 2013, seorang perempuan muda bernama Fatimah, 25, pekerja seks komersial (PSK) di komplek Pasar Kembang ditemukan bersimbah darah di sebuah losmen di kompleks Sarkem. Fatimah menjadi korban penusukan oleh pria hidung belang yang baru saja mengencaninya.

Warga Gunungkidul Ditusuk

Teranyar, sebuah video beredar di media sosial yang menampilkan seorang warga Gunungkidul berinisial DIS, 33 menjadi korban penusukan di kawasan Pasar Kembang, Jogja, Senin (21/11/2022) pagi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Antara korban dan terduga pelaku sempat terjadi cekcok lantaran saling senggol di sebuah tempat karaoke di Sarkem. Setelah itu, sekitar pukul 05.00 WIB, korban lantas melarikan diri. Sesampainya di Jl. Sosrowijayan, tepatnya di sisi selatan Sarkem, korban masih terus dikejar rombongan pelaku. (*/harjo)

About The Author

  • Penulis: Borobudur News

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less