SMP MPlus Magelang Go Internasional! Gandeng UMY dan Kampus Thailand
- calendar_month 17 menit yang lalu

SMP MPlus Gunungpring Perkuat Kerjasama Internasional dengan UMY dan Walailak Thailand University
BNews-MAGELANG– SMP Muhammadiyah Plus (MPlus) Gunungpring, Muntilan, Kabupaten Magelang, menerima kunjungan dosen dan mahasiswa magang dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Walailak Thailand University, Rabu (15/4/2026).
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari persiapan menuju sekolah berstandar nasional serta pengembangan International Class Program melalui kerja sama antara SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring, UMY, dan Walailak Thailand University.
Rombongan terdiri dari satu dosen dan dua mahasiswa dari UMY, serta satu dosen dan lima mahasiswa dari Thailand.
Kedatangan rombongan disambut hangat oleh jajaran pimpinan, staf, guru, serta ratusan siswa di halaman sekolah. Penyambutan dimeriahkan dengan penampilan tari “Cokro Doro” yang dibawakan secara memukau oleh lima siswa MPlus.
Selanjutnya, dilakukan penandatanganan kerja sama antara SMP MPlus, UMY, dan Walailak Thailand University dalam bidang pengembangan akademik, budaya, serta program magang.
Kepala SMP MPlus Gunungpring, Efi Nurul Utami, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk komitmen nyata sekolah dalam membuka diri sebagai lembaga pendidikan berwawasan global.
“ Hari ini anak anak tidak hanya belajar tentang teori, materi test atau teaching culture tetapi akan ketemu langsung dari para praktisinya. Anak-anak bisa berdiskusi, komunikasi dan mempraktekkan kemampuan bahasa internasionalnya,” kata Efi dalam sambutanya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dari Thailand dan UMY berkolaborasi mengajar di kelas dengan penuh antusias. Mereka juga memperkenalkan budaya Thailand melalui nyanyian dan peragaan kepada para siswa.
Staf kurikulum yang juga guru Bahasa Inggris SMP MPlus, Rida Ayu Karisma Dewi, mengaku senang dengan adanya kunjungan tersebut karena memberikan pengalaman baru bagi siswa maupun guru.
“Mereka datang ke sini untuk berbagi, mengajar dan sharing culture. Dengan kunjungan ini para siswa akan terpacu.Mereka bisa mengenal budaya Thailand, mereka lebih berpikir mendunia dan mendapatkan pengalaman berbeda dari biasanya,” kata Rida.
“ Para guru juga akan mendapat pengalaman berharga karena diajar dosen asing. Hal ini sejalan dengan rencana international class program yang akan diterapkan di SMP MPlus,” ujar Rida.
Dosen pendamping Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Noor Qomaria Agustina, Ph.D, menjelaskan bahwa para mahasiswa yang terlibat berasal dari program studi pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama yang bertujuan memberikan manfaat bagi sekolah sekaligus menambah pengalaman lapangan mahasiswa.
Sementara itu, dosen pendamping Walailak Thailand University, Ms Adeelah Ayae, MA., mengaku bangga dapat; membawa mahasiswanya ke SMP MPlus sebagai bagian dari penguatan program internasional.
“ Kami tidak hanya belajar di kelas tapi juga aktivitas luar kelas dan bisa melihat kelas yang interkultur,” kata Ayae.
Diketahui, sejak Maret 2026 SMP MPlus ditunjuk oleh Dirjen Kemendiknas sebagai sekolah model implementasi; PM (Pembelajaran Mendalam) dan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial). Berdasarkan data Pusat Prestasi Nasional, SMP MPlus juga masuk dalam peringkat tiga besar tingkat nasional.
Bagi SMP MPlus, kehadiran dosen dan mahasiswa dari Thailand dan UMY tidak hanya memberikan manfaat akademik; tetapi juga memperkenalkan budaya serta metode pembelajaran yang berbeda. Hal ini menjadi kesempatan berharga bagi siswa untuk mengenal dunia pendidikan dari perspektif internasional. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar