Kebakaran Hutan dan Lahan di Gunung Merbabu Masuk Area 3 Kabupaten
- calendar_month Sen, 30 Okt 2023

Kebakaran Gunung Merbabu di Semarang Magelang dan Boyolali_foto Merapi_Uncover
BNews-JATENG- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Gunung Merbabu sejak hari Jumat (27/10) masih belum berhasil dipadamkan hingga hari Minggu (29/10).
Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB yang diterima pada pukul 08.12 WIB; lahan Taman Nasional Gunung Merbabu yang terbakar telah mencapai luas 489,07 ha.
Lokasi kebakaran meliputi wilayah Dusun Sokowulu dan Ngaduman di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.
Kemudian api menyebar hingga mencapai Puncak Syarif dan Puncak Suwanting di wilayah Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.
Sedangkan kebakaran di wilayah Kabupaten Boyolali masih dalam skala kecil. Sabana 2 yang berada di wilayah Selo, Boyolali masih aman.
Saat ini, terdapat 91 orang yang terdiri dari orang dewasa dan anak-anak yang mengungsi di Balai Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.
Rinciannya adalah 47 orang dari Dusun Gedong dan 44 orang dari Dusun Ngaduman, Kecamatan Getasan.
DOWLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Beberapa lainnya memilih untuk mengungsi di rumah keluarga sementara sebagian lagi memilih untuk tetap tinggal di rumah mereka.
Tim gabungan terus berusaha memadamkan api, memantau titik api, melakukan langkah mitigasi, dan membuka dapur umum. Beberapa kebutuhan mendesak saat ini adalah logistik makanan, matras, masker filter, dan oksigen portable.
Sementara itu, petugas gabungan masih berjuang memadamkan kebakaran di kawasan Gunung Merbabu di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Menurut Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol. Sarake Bayu Setianto, titik api masih terdapat di lima dusun di Kecamatan Getasan.
“Titik-titik api ini tersebar di Dusun Batur Wetan, Pulihan, Macanan, Thekelan, dan Sokowolu. Luasan area yang terbakar di Kabupaten Semarang diperkirakan sekitar 100 ha,” katanya.
Bupati Semarang Ngesti Nugroho dan Kapolres AKBP Achmad Oka Mahendra turun langsung memantau upaya pemadaman kebakaran.
Petugas gabungan dari Polri, TNI, pemadam kebakaran, BPBD Kabupaten Semarang, dan relawan sedang berusaha melokalisasi api agar tidak meluas.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuat saluran irigasi. Petugas juga telah berhasil mengevakuasi warga Desa Tajuk dan Batur yang terdampak kebakaran. Sampai saat ini, terdapat 88 orang yang dievakuasi ke tempat pengungsian di Balai Desa Batur.
Kebakaran ini pertama kali dilaporkan terjadi pada Jumat (27/10) di Desa Sokowulu, Kabupaten Semarang. Kemudian kebakaran meluas hingga mencakup wilayah Kabupaten Semarang, Boyolali, dan Magelang. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar