Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Kisah Pipit Sriati, ART Asal Indonesia Bekerja di Rumah Cristiano Ronaldo

Kisah Pipit Sriati, ART Asal Indonesia Bekerja di Rumah Cristiano Ronaldo

  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026

BNews-GENZ– Kisah Pipit Sriati mendadak viral di media sosial setelah perempuan berusia 47 tahun ini mengungkapkan pengalamannya bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di kediaman megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, di Arab Saudi.

Pipit Sriati memperkenalkan dirinya sebagai perempuan berusia 47 tahun yang saat ini bekerja sebagai ART di rumah Cristiano Ronaldo.

Pengakuan tersebut ia sampaikan melalui unggahan yang kemudian ramai diperbincangkan warganet.

“Di umur 47 tahun ini, aku bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di kediaman Cristiano Ronaldo di Arab Saudi,” tulis Pipit dalam kutipan yang viral di media sosial, dikutip dari Tribun Tangerang pada Rabu (31/12/2025).

Dalam pengakuannya, Pipit menyebut menerima gaji sebesar Rp93 juta per bulan.

Besaran gaji tersebut langsung menyita perhatian publik karena dinilai jauh di atas rata-rata penghasilan pekerja rumah tangga, bahkan disebut setara atau melampaui gaji eksekutif di kota-kota besar.

Pipit mengaku sempat merasa cemas pada awal bekerja. Ia harus beradaptasi dengan budaya Arab Saudi serta lingkungan kerja yang dikenal sangat disiplin.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Faktor usia serta status Cristiano Ronaldo sebagai figur publik kelas dunia juga menjadi tantangan tersendiri baginya.

Namun seiring berjalannya waktu, Pipit mulai terbiasa dengan ritme kerja dan tanggung jawab yang harus dijalankan. Ia mengungkapkan bahwa kehidupan di rumah Cristiano Ronaldo sangat menjunjung tinggi kedisiplinan dan keteraturan.

Aktivitas kerja Pipit disebut sudah dimulai sejak pukul 05.00 pagi. Seluruh area rumah harus dipastikan dalam kondisi bersih, rapi, dan tertata dengan baik setiap hari.

Menurut Pipit, Cristiano Ronaldo dikenal sangat menjaga pola hidup, termasuk soal kebersihan, kerapian, serta keteraturan di lingkungan rumah tempat tinggalnya.

Dari hasil kerja kerasnya, Pipit mengaku kini mampu membangun rumah untuk anak-anaknya di kampung halaman. Selain itu, ia juga telah membeli sawah dan mulai menabung sebagai persiapan masa tua.

Setiap rasa lelah selama bekerja, kata Pipit, kerap terbayar ketika melihat notifikasi gaji yang masuk ke ponselnya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less