Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Konservasi Ikan Lokal di Magelang, 1.000 Ikan Nilem Ditebar di Sungai Grabag

Konservasi Ikan Lokal di Magelang, 1.000 Ikan Nilem Ditebar di Sungai Grabag

  • calendar_month Jum, 4 Sep 2026

BNews—MAGELANG— Upaya menjaga kelestarian ekosistem sungai terus dilakukan Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang. Salah satunya melalui penebaran 1.000 ekor ikan lokal jenis nilem di Sungai Dusun Kayupuring, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (4/9/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya konservasi ikan lokal sekaligus mendorong masyarakat untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan sungai.

Penebaran ikan nilem dilakukan bersama masyarakat, Pemerintah Desa Banyusari, Pokmaswas Peka Hati, dan Dispeterikan Kabupaten Magelang.

1.000 Ikan Nilem Ditebar di Sungai Kayupuring

Analis Akuakultur Dispeterikan Kabupaten Magelang, Agus Hariyanto, mengatakan penebaran ikan nilem tersebut merupakan bagian dari upaya konservasi ikan lokal di wilayah Kabupaten Magelang.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menambah populasi ikan di sungai, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem perairan.

“Selain penebaran ikan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian sungai,” katanya.

Agus menegaskan, kelestarian sungai sangat berkaitan dengan keberlangsungan kehidupan ikan lokal. Karena itu, masyarakat diimbau menghindari berbagai aktivitas penangkapan ikan yang dapat merusak ekosistem.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menangkap ikan dengan cara yang merusak lingkungan, seperti menggunakan setrum maupun racun,” tegasnya.

Ia menambahkan, ekosistem sungai yang terjaga akan memberikan ruang bagi ikan lokal untuk berkembang secara alami.

“Kalau ekosistem sungai terjaga, ikan lokal juga dapat berkembang dan terus dimanfaatkan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Monitoring Kawasan Kedung Lestari di Sungai Ndaru

Selain melakukan penebaran ikan nilem di Sungai Dusun Kayupuring, kegiatan konservasi juga dilanjutkan dengan monitoring kawasan Kedung Lestari di Sungai Ndaru, Desa Tlogorejo, Kecamatan Grabag.

Monitoring tersebut melibatkan Dispeterikan Kabupaten Magelang, Pokmaswas Peka Hati, serta tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Agus menjelaskan, kawasan Kedung Lestari memiliki fungsi penting sebagai kawasan perlindungan dan pelestarian ikan lokal yang hidup di sungai.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Kedung Lestari ini merupakan kawasan perlindungan dan pelestarian ikan lokal di sungai. Karena itu, monitoring perlu dilakukan secara bersama-sama,” ujar Agus.

Monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kawasan perlindungan tersebut tetap terjaga dan dapat mendukung keberadaan populasi ikan lokal.

Masyarakat Diajak Jaga Sungai

Dispeterikan Kabupaten Magelang juga terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga sungai. Peran masyarakat dinilai penting karena keberhasilan konservasi tidak hanya bergantung pada kegiatan penebaran ikan, tetapi juga pada kondisi habitat tempat ikan berkembang.

Agus berharap kesadaran masyarakat terhadap kelestarian sungai semakin meningkat sehingga keberadaan ikan lokal dapat terus dipertahankan.

“Masyarakat semakin sadar bahwa menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan dan keberadaan ikan lokal untuk generasi mendatang,” pungkasnya.

Melalui penebaran 1.000 ikan nilem dan monitoring kawasan Kedung Lestari, upaya konservasi di wilayah Grabag diharapkan dapat menjaga keseimbangan ekosistem sungai sekaligus mempertahankan keberadaan ikan lokal di Kabupaten Magelang. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less