Kreatif, Warga Borobudur Magelang Ini Sulap Paralon Bekas Jadi Karya Seni

BNews—MAGELANG— Di tangan Anjar Setiawan, seorang warga Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, paralon bekas disulap menjadi kerajinan bernilai seni, salah satunya lampu hias. Dia membuat kerajinan paralon sejak 2018 silam.

Anjar yang kesehariannya menjadi pekerja proyek bangunan ini berkarya sepulang kerja. Dia membuat karya tersebut, bermula saat melihat paralon bekas sisa proyek yang tidak digunakan kemudian terlintas ide untuk membuat kerajinan.

Meski bermula dari inisiatif memanfaatkan limbah, tidak semua kerajinan Anjar diciptakan menggunakan paralon bekas. Terlebih untuk membuat karya bermotif kaligrafi. 

“Khusus kaligrafi atau ayat suci Alquran, harus pakai paralon baru. Soalnya kalau paralon bekas, kan saya nggak tau itu sebelumnya bekas digunakan untuk apa,” tutur Anjar, belum lama ini.

Selain lampu hias, Anjar juga membuat gambar wajah  kendati karya tersebut dirasa paling susah. Terlebih dalam menyamakan foto dengan hasilnya. “Masih harus banyak belajar,” ucapnya.

Lanjutnya, karya yang paling digemari yakni lampu hias untuk kado pernikahan.  “Banyak yang pesan model bentuk gambar pasangan waktu prewedding gitu,” kata Anjar sembari menunjukan foto lampu hias yang dia maksud dari ponselnya.

Tambah Anjar, dirinya memasarkan karya-karyanya melalui Facebook dan Instagram. ”Pernah mengirim lampu hias paralon ke Jakarta, Kepulauan Riau, Bali, hingga Papua. Untuk harganya, mulai dari Rp 100.000 per unit,” imbuhnya.

Sebelum pandemi Covid-19, dia bisa mendapat 5 hingga 10 pesanan per bulan. Namun setelah pandemi, permintaan pasar sangat sepi.

Namun ketika ada inspirasi, Anjar tetap memproduksi. “Itung-itung nyiapin stok,” katanya. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: