IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Si Hijau Imut Lidah Buaya Kurangi Nyeri Sendi, Begini Caranya

BNews–KESEHATAN– Setiap manusia terkadang mengalami hal atau rasa Nyeri Sendi. Dimana hal ini bisa menjadi gejala dari suatu kondisi medis tertentu, seperti rheumatoid artritis, gout artritis, dan osteoartritis.

Salah satu cara untuk mengurangi keluhan rasa nyeri sendi adalah dengan menggunakan bahan alami seperti lidah buaya atau aloe vera.

Tak hanya memiliki banyak manfaat untuk tubuh, misalnya untuk kulit dan rambut, manfaat lidah buaya untuk nyeri sendi juga sudah ditemukan.

Penggunaan lidah buaya untuk rasa nyeri sendi bisa dilakukan sebagai salah satu terapi alternatif. Berikut penjelasan yang dirangkum Borobudurnews.com dari klinik dokter :

Zat Aktif Lidah Buaya yang Baik untuk Nyeri Sendi

Lidah buaya memiliki 75 zat aktif yang terdiri dari vitamin, enzim, mineral, gula, asam lemak, hormon, anthraquinone, dan asam amino. Manfaat kandungan pada lidah buaya untuk atasi nyeri sendi, di antaranya:

Vitamin

Loading...

Lidah buaya mengandung vitamin A, C, E, B12, asam folat, dan kolin. Vitamin A, C, dan E merupakan antioksidan yang dapat menetralkan adanya radikal bebas.

Karena sifatnya yang dapat menangkal radikal bebas, manfaat lidah buaya untuk nyeri sendi dapat menangkal proses proses peradangan yang akan menghasilkan radikal bebas.

Enzim

Lidah buaya mengandung delapan enzim, salah satunya adalah bradikinesia. Pada radang sendi, bradikinesia adalah enzim yang dapat membantu menurunkan peradangan yang terjadi.

Mineral

Kandungan lain dari lidah buaya, yaitu kalsium, krom, selenium, tembaga, magnesium, mangan, kalium, natrium, dan zink. Beberapa mineral tersebut merupakan antioksidan yang dapat berfungsi menangkal radikal bebas.

Manfaat lidah buaya untuk nyeri sendi adalah menangkal radikal bebas yang dihasilkan oleh proses peradangan.

Gula

Lidah buaya atau aloe vera mengandung gula dengan rantai tunggal dan rantai ganda, salah satunya yaitu alprogen. Gula ini memiliki efek antiradang sehingga bermanfaat bagi peradangan sendi.

Anthraquinone

Anthraquinone terkandung di dalam lidah buaya, salah satunya adalah aloin dan emodin yang memiliki efek antinyeri, antibakteri, dan antivirus.

Artikel Lainnya: Membedakan Nyeri Sendi Akibat Asam Urat dengan Rematik

Asam Lemak

Asam lemak pada lidah buaya memiliki efek antiradang. Selain itu, asam lemak lupeol juga memiliki efek antinyeri dan antiseptik.

Hormon

Lidah buaya mengandung hormon auxin dan giberelin yang memiliki efek antiradang, serta membantu proses penyembuhan luka.

Asam Amino

Salah satu asam amino yang terkandung di dalam lidah buaya adalah asam salisilat. Asam salisilat ini memiliki efek antiradang dan antibakteri.

Cara Memakai Lidah Buaya Untuk Nyeri Sendi

Gejala nyeri sendi dapat berupa nyeri, bengkak, kemerahan, terasa lebih hangat dari kulit sekitar, dan terbatasnya gerakan pada sendi yang terkena radang sendi.

Lidah buaya memang terbukti dapat mengatasi keluhan yang terjadi pada peradangan. Ini tak lepas dari lidah buaya yang memiliki efek antiradang dengan menghambat jalur siklooksigenase dan menurunkan produksi prostaglandin E2—produk dasar penyebab terjadinya keluhan nyeri sendi.

Nah, berikut ini adalah cara pakai lidah buaya untuk nyeri sendi:

Gel (Kemasan)

Cara pakai lidah buaya untuk mengatasi nyeri sendi yang pertama adalah melalui produk gel tanaman lidah buaya dalam kemasan. Gel ini dipercaya dapat mengatasi luka bakar, infeksi, bahkan nyeri sendi.

Saat ini gel yang mengandung ekstrak lidah buaya telah banyak dijual di pasaran. Cara penggunaannya menjadi lebih sederhana, yakni gel tinggal dibalurkan ke lokasi tempat nyeri atau peradangan

Tanaman Langsung (Alami)

Gel lidah buaya juga bisa langsung diambil dengan cara memotong lidah buaya dan mengambil gel murni yang terdapat di dalam tanaman lidah buaya.

Nah, cara pakai lidah buaya untuk nyeri sendi melalui tanaman langsung ini kurang lebih sama dengan gel. Anda tinggal mengoleskannya di bagian yang terluka atau sendi yang nyeri.

Itulah beberapa manfaat dari lidah buaya untuk nyeri sendi dan cara pemakaiannya. Meski begitu, penggunaannya untuk pengobatan radang sendi masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, terutama mengenai efektivitas terhadap pengobatan radang sendi, dosis terapi, serta tingkat keamanan dan efek sampingnya. (*/bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: