Kronologi Adu Banteng Truk Molen vs Honda Kirana, Pelajar SMP Jogja Tewas

BNews—JOGJAKARTA— Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. BEP, 13, tewas di rumah sakit usai motor yang dikendarainya menabrak truk molen di Jalan Nglanggeran, Patuk, Jumat (8/10).

”Benar ada keccelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur tepatnya di Jalan Wonosari-Jogjakarta,” kata Kanit Lakalantas Satlantas Polres Gunungkidul, Iptu Kusnan, Jumat (8/10).

Informasi yang dihimpun, korban yang merupakan warga Padukuhan Karangsari, Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk Gunungkidul. Peristiwa bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Honda Kirana dengan Nopol AB 3074 EW. Korban mengendarai motor dengan kecepatan tinggi di Jalan Wonosari-Jogja tepatnya di tikungan Karangsari.

Saat menikung sepeda motor korban terlalu ke kanan dan melebihi marka jalan. Pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju truk molen dengan Nopol B 9075 JM yang dikemudikan Supriyadi warga Berbah, Sleman. Karena jarak dekat kecelakaan tak terhindarkan.

“Korban itu saat menikung terlalu ke kanan dan tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga menabrak truk dari arah berlawanan,” kata Kanit Lantas Polsek Patuk, Iptu Kusnan, Jumat (8/10).

Akibat kecelakaan ini sepeda motor korban mengalami ringsek. Sedang truk molen hanya mengalami kerusakan pada bamper bagian depan.

Korban yang baru duduk di kelas VII SMP terlempar dan helm yang dikenakan lepas. Korban mengalami luka serius pada kepala, kaki dan tangannya juga patah.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Wonosari untuk mendapatkan pertolongan medis. Lantaran lukanya sangat parah korban akhirnya meninggal dunia.

”Saya imbau kepada orang tua untuk tidak mengizinkan anak yang masih di bawah umur untuk tidak mengendarai sepeda motor,” tegas Kusnan. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: