Kronologi, Warga Magelang Dianiaya Dua Pemabuk Di Sleman

BNews–SLEMAN– Seorang warga Magelang dianiaya menggunakan besi oleh dua pemuda mabuk di Sleman Rabu dini hari kemarin (17/6/2020). Namun kedua pemuda tersebut berhasil diringkus polisi kemarin.

AL, 28, warga Krajan Kecamatan Bandongan Magelang ini dianiaya oleh TY, 33, dan BY, 28, warga Tempel Sleman dan Sedayu Bantul. Untuk lokasi kejadian di Jalan Magelang Km 4,5, Rongoyudan, Sinduadi, Mlati, Sleman.

Dua pelaku saat melakukan penganiayaan dalam pengaruh alkohol. Kini kedua pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Mlati, Sleman, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Mlati, Sleman, Kompol Hariyanto mengatakan, penganiayaan itu berawal saat ketiganya bersama lima orang temannya sedang karaokean di Jalan Magelang Km 4.5, Rogoyudan, Sinduadi, Mlati.  “Saat karaokean itu, terjadi kesalahpahaman antara dua pelaku dan korban sehingga terjadi keributan,” katanya (18/6/2020).

DOWNLOAD MUSIK-MASIK KEREN (KLIK DISINI GRATIS)

Teman-teman lainnya mencoba melerai, sehingga keributan itu pun bisa diredam. Setelah itu merekapun pulang.

“Namun saat ada di parkiran keributan kembali terjadi. Sebab TY mendorong korban AI hingga terjatuh. Saat AI terjatuh, BY mengeluarkan stik besi. Mengetahui itu, teman-temannya Al berusaha melerainya, namun tidak berhasil. Bahkan, stek besi yang dipegang BY mengenai paha dan betis teman yang melerainya. Setelah itu, mengayunkan stek ke arah kepala AI, beruntung bisa ditangkis dengan tangan,” paparnya.

Loading...

AI kemudian masuk mobil dan meninggalkan lokasi menuju arah Jombor. Namun, sebelum meninggalkan lokasi, pelaku sempat memukul kaca mobil bagian depan sebelah kiri dengan stek sehingga pecah. “AI kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Mlati,” imbuhnya.

Petugaspun menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan, di antaranya dengan meminta keterangan pelapor dan mengumpulkan data lainnya yang berhubungan dengan kasus tersebut. Dari data itu dapat diketahui keberadaan pelaku dan mengamankan keduanya tidak lama setelah kejadian di daerah Jombor, Mlati.

Kedua pelaku mengaku dihadapan petugas melakukan perbuat tersebut karena terpengaruh minuman keres. “Mereka di jerat Pasal pasal 170 KUHP subsider pasal 351 KUHP dan pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara,” pungkasnya. (*/Islh)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: