Kunjungan Wisatawan Asing ke Borobudur Anjlok

BNews—BOROBUDUR— Penyebaran virus corona mulai berdampak pada sektor wisata di Candi Borobudur. Jumlah wisatawan asing mengalami penurunan signifikan.

GM Borobudur PT TWCB PRB I Gede Putu Ngurah Sedana mengatakan penurunan kunjungan wisman sudah mulai terasa sejak bulan Januari lalu. Data kunjungan wisman bulan Februari 2019 sebanyak 16.869 orang, sedangkan di bulan yang sama  tahun 2020 turun menjadi 10.915 orang.

Putu menambahkan, terdapat wisatawan yang datang, namun wisatawan China lokal Indonesia atau Singapura. “Penurunan kunjungan wisman Asia juga disebabkan karena penerbangan masih distop,” papar Putu.

Di sisi lain, menghadapi virus corona yang menghantui dunia wisata, pihaknya diperintahkan untuk menghindari kepanikan. Semua petugas tetap melayani wisatawan dengan baik.

Menurutnya, kawasan Borobudur sendiri sudah dilengkapi dengan alat untuk mengantisipasi virus corona. Seperti alat pengukur suhu tubuh, dan juga melengkapi petugas untuk menggunakan masker dan sarung tangan saat memeriksa wisatawan.

Di beberapa tempat yang sering dikunjungi wisatawan dilengkapi dengan hand sanitizer. Meski demikian tidak semua petugas menggunakan masker saat bertugas. Hanya mereka yang sakit saja yang diharuskan menggunakan masker. Bahkan pihak manajemen memmpersilakan karyawan sakit untuk izin berobat.

Adanya wabah virus corona ini, berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan asing terutama dari Asia. Sedangkan untuk wisman asal Amerika, Eropa maupun Australia masih banyak yang berkunjung. (wan/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: