Lima Calon Tunggal Menang atas Kotak Kosong di Pilkades Magelang 2026
- calendar_month 10 menit yang lalu

ilustrasi Pilkades seorang Calon Tunggal Menang atas Kotak Kosong
BNews-MAGELANG – Lima calon kepala desa (kades) yang berstatus calon tunggal berhasil mengungguli kotak kosong dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Dari lima calon tersebut, tiga di antaranya merupakan kepala desa petahana yang kembali mendapatkan dukungan masyarakat.
Pilkades Serentak Kabupaten Magelang digelar pada Minggu (25/10/2026). Pemilihan ini menjadi bagian dari proses demokrasi di tingkat desa untuk menentukan pemimpin yang akan melanjutkan pemerintahan dan pembangunan desa.
Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Magelang, Afif Sularso, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan sementara, kelima calon tunggal berhasil memperoleh suara lebih banyak dibandingkan kotak kosong.
Kelima calon tersebut berasal dari Desa Ngablak, Kecamatan Ngablak; Desa Butuh, Kecamatan Sawangan; Desa Girikulon, Kecamatan Secang; Desa Temanggal, Kecamatan Tempuran; serta Desa Banyusidi, Kecamatan Pakis.
Mereka adalah Anny Anggraeni dari Desa Ngablak, Edi Wiranto dari Desa Butuh, Asdat Imam Ukir dari Desa Girikulon, Teguh Karyanto dari Desa Temanggal, dan Yuwono dari Desa Banyusidi.
Dari lima calon tersebut, Anny Anggraeni, Asdat Imam Ukir, dan Yuwono merupakan petahana. Sementara itu, Edi Wiranto dan Teguh Karyanto merupakan kandidat baru yang mengikuti kontestasi Pilkades Serentak 2026.
Perolehan Suara Calon Tunggal
Salah satu hasil yang menonjol terlihat di Desa Girikulon, Kecamatan Secang. Asdat Imam Ukir memperoleh 1.350 suara dari total 1.355 suara yang masuk. Dalam rekapitulasi tersebut, tercatat lima surat suara tidak sah dan tidak ada suara untuk kotak kosong.
Sementara itu, di Desa Ngablak, Kecamatan Ngablak, calon petahana Anny Anggraeni memperoleh 2.255 suara dari total 2.614 suara sah.
Anny menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan program pembangunan yang belum tuntas di desanya.
“Saya ingin melanjutkan program kerja yang belum selesai dan meningkatkan pembangunan di Desa Ngablak,” ujar Anny di sela-sela waktu pemungutan suara.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa calon tunggal tetap harus memperoleh dukungan pemilih melalui mekanisme pemungutan suara yang telah ditetapkan. Dalam Pilkades dengan calon tunggal, masyarakat dapat menentukan pilihan antara kandidat yang tersedia dan kotak kosong.
Tiga Petahana Kembali Dipercaya
Kembalinya tiga petahana dalam hasil sementara Pilkades Serentak 2026 menjadi bagian dari dinamika demokrasi di Kabupaten Magelang. Ketiganya kembali mendapatkan dukungan masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinan di desa masing-masing.
Adapun dua kandidat lainnya, Edi Wiranto dan Teguh Karyanto, menjadi calon baru yang berhasil mengungguli kotak kosong dalam pemilihan tersebut.
CEK BERITA UPADTE LAINNYA DISINI (KLIK)
Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Magelang dilaksanakan di 49 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Pelaksanaan pemilihan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan kepemimpinan desa sekaligus arah pembangunan di wilayah masing-masing.
Hasil pemilihan diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam demokrasi desa serta mendorong kepala desa terpilih menjalankan pemerintahan secara bertanggung jawab, transparan, dan berorientasi pada kepentingan warga. (*))
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar