Kemenhan Gelar Latihan Kader Bela Negara di Magelang, Libatkan 90 Peserta
- calendar_month Sel, 27 Okt 2026

upacara pembukaan Bela Negara di Lapangan Rindam IV Diponegoro
BNews-MAGELANG – Bela negara bukan sekadar mengangkat senjata atau menjalankan tugas militer. Menjaga kelestarian lingkungan, mencegah kebakaran hutan, menciptakan keamanan, hingga menumbuhkan kepedulian sosial juga menjadi wujud nyata bela negara dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat tersebut menjadi fokus Latihan Kader Bela Negara Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Rindam IV/Diponegoro, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari aparatur pemerintah, karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Swasta (BUMS), hingga para pekerja.
Latihan tersebut mengusung tema Internalisasi Nilai Dasar Bela Negara sebagai Fondasi Menuju Indonesia Emas 2045. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter kebangsaan sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Luhut Marpaung, menegaskan bahwa pembinaan kader bela negara merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya menjadi tugas Kementerian Pertahanan maupun TNI, tetapi juga seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
“Bela negara itu bukan hanya tugas Kementerian Pertahanan, tetapi tanggung jawab seluruh kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat,” tegas, Brigjen Luhut Marpaung usai memimpin upacara pembukaan bela negara di lapangan Rindam IV/Diponegoro, Selasa (27/10/2026).
Menurut Luhut, nilai-nilai bela negara perlu diwujudkan melalui tindakan konkret dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat dapat mengambil peran dengan menjaga kelestarian lingkungan, mencegah kebakaran hutan, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing.
“Harapannya semua berperan dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di lingkungan kita. Itulah nilai-nilai bela negara yang ingin kita ingatkan dan sampaikan bersama-sama,” ujarnya.
CEK BERITA UPADTE LAINNYA DISINI (KLIK)
Ia menjelaskan, pelaksanaan latihan di Rindam IV/Diponegoro merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertahanan memperluas pembinaan bela negara ke berbagai daerah di Indonesia. Sinergi dengan pemerintah daerah diharapkan terus berlanjut meskipun pelatihan telah selesai dilaksanakan.
Para peserta juga diharapkan tidak sekadar memahami materi selama mengikuti pendidikan. Mereka diharapkan mampu menjadi kader sekaligus duta bela negara yang dapat menerapkan dan menyebarkan nilai-nilai kebangsaan di lingkungan keluarga, tempat tinggal, maupun pekerjaan.
“Kita berharap mereka menjadi duta-duta bela negara, baik di dalam keluarga, lingkungan tempat tinggal, maupun lingkungan pekerjaan,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, David Rudyanto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Latihan Kader Bela Negara Tahun Anggaran 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut penting untuk membangun sikap mental dan karakter warga negara yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Ia menyebutkan, bela negara merupakan bagian dari tanggung jawab setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945; khususnya Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1).
“Nilai dasar bela negara diharapkan menjadi landasan sikap dan perilaku yang dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan tersebut.
CEK BERITA UPADTE LAINNYA DISINI (KLIK)
Adapun nilai dasar bela negara meliputi cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal bela negara.
Pembinaan tersebut sejalan dengan upaya membangun karakter bangsa untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Melalui pelatihan ini, para kader; diharapkan mampu menularkan semangat kebangsaan, meningkatkan kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitar; serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Magelang, Labbaika Nugroho, menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Magelang mengirimkan 90 personel untuk mengikuti pelatihan bela negara tersebut.
Jumlah itu terdiri atas 70 personel dari unsur aparatur sipil negara (ASN) dan 20 personel dari berbagai karyawan badan usaha milik daerah (BUMD).
Melalui Latihan Kader Bela Negara ini, para peserta diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, bela negara tidak berhenti sebagai slogan atau kegiatan seremonial, tetapi menjadi tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (bsn)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar