Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Menko PMK Muhadjir Effendy Hadiri SKBM Di Muntilan, Pengamanan Ketat Oleh Polres Magelang

Menko PMK Muhadjir Effendy Hadiri SKBM Di Muntilan, Pengamanan Ketat Oleh Polres Magelang

  • calendar_month Sen, 1 Agu 2022

BNews–MAGELANG– Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy hadiri Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) di Magelang (31/7/2022). Lokasi tepatnya di RSIA Muntilan.

Dalam kunjuangnnya tersebut, tampak sejumlah personil Polri dan TNI turut mengamankan berlangsungnya SKBM. Mulai dari titik jalan hingga di lokasi kegiatan.

Kapolsek Muntilan AKP A. Muthohir mengatakan sejumlah personil gabungan Polri dan TNI turut mengamankan kegiatan tersebut. “Personil baik dari Polsek Muntilan dan Polres Magelang diterjunkan. Dan kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif,” katanya.

Sementara itu, Muhadjir Effendy tiba  di Muntilan pukul 11.30 wib. “Rombongan pertama berkunjungan Komplek Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Muntilan. Dilanjutkan penanaman pohon bersama Bupati, PDM, PCM dan BPDASHL Serayu Opak Progo,” imbuh Kapolsek.

Muhadjir tidak sendiri, Ia didampingi Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah diwakili oleh Dikdasmen PP Muhammadiyah Bahrun MM, Bupati Magelang Zaenal Arifin;  Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Magelang H. Jumari, Forkompincam Muntilan, Direktur RSA Muntilan Dr. Faizah Yasin dan Pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah Muntilan KH. Suratin Rahmat.

“Selanjutnya rombongan menuju lokasi SKBM di RSIA Muntilan yang sudah ditunggu kurang lebih 6000 orang undangan,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Muhadjir Effendy mengatakan beberapa hal. Termasuk terkait penerapan protokol kesehatan, revolusi mental, Penyakit Mulut Kuku (PMK) pada hewan ternak dan banyak lagi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Kami mohon agar tetap menjaga protokol kesehatan degan tetap memakai masker,” katanya.

Dalam rangka Revolusi Mental, lanjutnya kita harus merubah mental orang. “Kita harus rumah mental yang tadinya merusak sekarang harus menjadi pemelihara. Semuanya diawali dari organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah, Nu dan lain lain,” paparnya.

Sementara terkait PMK, Muhadjir menyampaikan bahwa yang paling menderita adalah para petani kecil karena harga sapi saat ini menurun drastis. “Ditambah lagi PMK di tularkan dari PMK, dengan udara kotor merupakan kendaraan bagi penyakit,” tandasnya. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less