Presiden Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Alasan Pergantian Masih Misterius
- calendar_month 16 menit yang lalu

BREAKING NEWS Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
BNews-NASIONAL- – Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Pergantian pimpinan lembaga yang bertanggung jawab terhadap program gizi nasional tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Selain memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN, Presiden juga melakukan pergantian pada jajaran pimpinan lainnya di lembaga tersebut.
“Pada hari ini Selasa, tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional, pertama adalah Saudara Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, kedua Saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, yang ketiga Saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dedikasi selama ini di dalam membangun fondasi dan mengembangkan Badan Gizi Nasional,” kata Pras di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Dilantik Jokowi pada 2024
Dadan Hindayana pertama kali dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo pada Senin (19/8/2024), menjelang berakhirnya masa pemerintahan Kabinet Indonesia Maju.
Saat itu, Dadan dipercaya memimpin BGN yang dipersiapkan sebagai lembaga pelaksana program prioritas Makan Bergizi Gratis yang diusung pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Keberadaan Badan Gizi Nasional menjadi salah satu instrumen utama pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi masyarakat melalui pelaksanaan program makan bergizi secara nasional.
Akademisi dan Pakar Proteksi Tanaman
Sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, Dadan dikenal sebagai akademisi yang berkiprah di dunia pendidikan tinggi. Ia merupakan dosen pada Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB).
Berdasarkan riwayat pendidikannya, Dadan menempuh studi Proteksi Tanaman di IPB pada periode 1986 hingga 1990. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke Jerman dan menyelesaikan studi di University of Bonn serta Leibniz Universität Hannover pada tahun 1997.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Data pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menunjukkan Dadan memiliki jabatan fungsional sebagai lektor dengan kualifikasi pendidikan doktor (S3).
Aktif Menulis Karya Ilmiah
Selain dikenal sebagai akademisi, Dadan Hindayana juga aktif menghasilkan berbagai karya ilmiah yang dipublikasikan di tingkat nasional maupun internasional.
Beberapa penelitian yang pernah diterbitkannya antara lain berjudul Preferensi Serangan Tikus Sawah (Rattus argentiventer) terhadap Tanaman Padi serta Keanekaragaman dan Peran Fungsional Serangga Ordo Coleoptera di Area Reklamasi Pascatambang Batu Bara di Berau, Kalimantan Timur.
Hingga saat ini belum ada penjelasan resmi terkait alasan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional yang diputuskan Presiden pada Selasa (2/6/2026). (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar