Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Misteri Perusakan SD Tegalarum Borobudur, Polisi Buru Pelaku

Misteri Perusakan SD Tegalarum Borobudur, Polisi Buru Pelaku

  • calendar_month Sen, 2 Feb 2026

BNews-MAGELANG– Aparat kepolisian dari Polsek Borobudur (Warubudur) tengah melakukan penyelidikan terkait kasus perusakan fasilitas sekolah yang terjadi di SD Negeri Tegalarum, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Perusakan tersebut diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK).

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Salaman, AKP Anjar Prahasto, S.H, menjelaskan bahwa laporan awal diterima dari seorang guru SD Negeri Tegalarum bernama Aswin Adiputra pada Senin pagi (2/2/2026).

“Pelapor merupakan guru SD Tegalarum atas nama Aswin Adiputra, yang melaporkan telah terjadi perusakan di lingkungan sekolah oleh orang yang belum diketahui identitasnya,” jelas AKP Anjar Prahasto saat dikonfirmasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Polsek Borobudur bersama Bhabinkamtibmas (BKT) dan Unit Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah dilakukan pengecekan di TKP, memang benar telah terjadi perusakan di SD Negeri Tegalarum. Selanjutnya kami melaksanakan kegiatan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” imbuhnya.

Dari hasil olah TKP sementara, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi perusakan tersebut.

“Barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya berupa batu, pecahan kaca, serta pohon singkong yang berada di sekitar TKP. Semua barang bukti tersebut kami amankan untuk kepentingan penyelidikan,” jelas AKP Anjar.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Pihak kepolisian berharap pelaku perusakan dapat segera terungkap dan ditangkap, sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Mudah-mudahan pelaku bisa segera kita tangkap dan hasil penyelidikan akan kami informasikan lebih lanjut,” tegasnya.

Sebelumnya Diberitakan

Sebelumnya, sebuah ruang kelas di SD Negeri Tegalarum Borobudur dilaporkan mengalami perusakan oleh OTK. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Senin pagi (2/2/2026) sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Kepala Sekolah SD Tegalarum, Noviyani, mengatakan kerusakan awal diketahui dari bagian belakang sekolah.

“Sekitar pukul setengah tujuh pagi, ibu yang berjualan di belakang sekolah melihat kaca jendela bagian belakang sudah pecah. Dari depan terlihat aman, jadi awalnya tidak langsung terlihat,” ujarnya.

Ruangan yang dirusak diketahui merupakan ruang perpustakaan yang juga kerap digunakan siswa untuk kegiatan salat berjamaah karena keterbatasan kapasitas musala.

“Yang dirusak ruang perpustakaan. Biasanya juga dipakai anak-anak untuk salat berjamaah,” katanya.

Kerusakan meliputi empat kaca jendela pecah serta adanya coretan pada dinding ruangan. Pihak sekolah pun segera berkoordinasi dengan komite sekolah dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Meski demikian, proses kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal. Namun, untuk sementara waktu kegiatan salat berjamaah siswa ditiadakan demi keamanan.

Sementara itu, Tim Inafis Polresta Magelang juga telah melakukan olah TKP guna membantu pengungkapan kasus perusakan tersebut. Pihak sekolah berharap lingkungan sekolah kembali aman dan kondusif untuk kegiatan pendidikan. (bsn)

About The Author

Embed HTML not available.
  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less