Moms, Lakukan Ini Supaya Anak Tak Masuk Konten Bahaya Saat Buka Google

BNews—TEKNO— Generasi Z yang lahir di era teknologi informasi sangat bebas perlu diantisipasi. Jangan sampai, anak-anak terjerumus membuka konten-konten yang tidak tepat.

“Kami percaya dalam bekerja sama dengan orang tua untuk membantu keluarga mengadopsi teknologi secara bijak dan aman,” kata Pakar IT Borobudur News, Johan Wicaksono.

Menurutnya, orang tua bisa melakukan kontrol supaya anak tidak bisa membuka konten dewasa dan lain sebagainya. 

“Orang tua perlu membantu anak untuk memahami jejak digital dan peka terhadap informasi yang mereka dapatkan atau sebarkan melalui internet,” ucapnya.

Beberapa tips aman berinternet dengan fitur-fitur yang dimiliki oleh Google:

1. Filter SafeSearch

Setelan SafeSearch di mesin pencari Google Search dapat digunakan untuk memblokir situs-situs yang tidak cocok untuk anak agar anak terhindar dari konten pornografi dan kekerasan.

Namun, hasil pencarian lewat SafeSearch mungkin belum benar-benar 100 persen aman. Google menyarankan orang tua melaporkan temuan konten yang tidak sesuai.

2. Family Link

Fitur Family Link dapat digunakan untuk membantu mengelola akun anak-anak di perangkat yang kompatibel.

Melalui fitur Family Link, orang tua dapat mengawasi waktu penggunaan perangkat, membatasi akses harian, mengunci perangkat anak dari jarak jauh, melihat aktivitas anak, melihat lokasi anak, dan mengatur aplikasi yang dipasang di gawai anak.

3. Google Play Store

Google meminta para orang tua untuk membaca ulasan dan mencari ikon bintang keluarga di aplikasi atau gim yang masuk Play Store.

Ikon bintang keluarga menandakan konten telah ditinjau dan dikembangkan agar ramah bagi anak-anak.

Orang tua juga perlu memeriksa peringkat konten untuk melihat batasan usia penggunaan aplikasi tersebut.

4. Google Assistant

Google memiliki program Assistant for Families berisi lebih dari 50 permainan, aktivitas dan cerita.

Raksasa teknologi asal AS ini pun menjamin konten yang ada di program tersebut sudah ditinjau dan disetujui oleh tim Trust and Safety mereka.

Orang tua bisa mengkombinasikan dengan fitur Family Link agar anak tidak dapat mengakses transaksi keuangan dan menentukan apakah anak boleh mengakses aplikasi ketiga di Assistant.

5. YouTube Kids

Jika orang tua gemar mengajak anak menonton video, Google menyarankan mereka menggunakan YouTube Kids agar konten-konten yang didapat sesuai dengan kebutuhan anak.

Google menyarankan orang tua untuk memasang pengatur waktu atau times untuk membatasi durasi menonton.

Gunakan fitur ‘Tonton Lagi’ untuk memantau video apa saja yang dilihat anak, matikan fitur penelusuran agar anak hanya dapat menonton kanal-kanal yang telah diverifikasi oleh tim YouTube Kids.

Jika masih menemukan video yang tidak ramah anak, blokir video atau kanal tersebut supaya tidak muncul di aplikasi yang dipakai anak. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: