PAC Pergunu Muntilan Gelar Sosialisasi Dan Sarasehan Teacherpreneur

BNews–MAGELANG– Pengurus Anak Cabang (PAC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kecamatan Muntlan Kabupaten Magelang gelar sebuah kegiatan. Yakni Sosialisasi dan SarasehanTeacherpreneur di Joglo Jeep Gunungpring Muntilan Sabtu kemarin (20/2/2021).

Ketua panitia Sholihin mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan dua metode, yaitu metode offline dan metode online melalui zoom meeting.Hal ini dilakukan untuk mengurangi dan tetap melaksanakan protocol kesehatan karena masih masa pandemi covid-19.

“ Metode offline dihadiri 30 orang peserta yang merupakan kepala sekolah/madrasah di wilayah kecamatan Muntilan dengan hadir secara langsung di Joglo Jeep Gunungpring Muntilan. Sedangkan metode online melalui meeting zoom diikuti oleh peserta dari luar wilayah Muntilan,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan ini sebagai peserta diantaranya dari Kota Magelang, Buleleng Bali, Pasuruan , Pekalongan dan beberapa wilayah lainya. “Jadi kita tidak membatasi peserta yang online. Kalau yang offline memang dibatasi agar tidak menimbulkan kerumunan,” imbuhnya.

Sholihin juga mengungkapkan bahwa tujuan kegian ini adalah untuk mengenalkan program Pergunu di lingkungan sekolah. Yakni baik ditingkat KB/Paud, SD/MI, MTs/SMP dan SMA/SMK/MA diwilayah Kecamatan Muntilan.

“Disamping itu juga memberikan bekal ilmu dan pengalaman bagi bapak ibu kepala sekolah yang hadir tentang konsep teacherpreneur yang bisa dikembangkan disekolah masing – masing,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua PAC Pergunu Kecamatan Muntilan Muhamad Heri Wibowo, mengawali kegiatan dengan menyampaikan sosialisasi Pergunu secara umum dan kondisi PAC Pergunu Muntilan. Mulai dari proses terbentuknya Pergunu Muntilan, Personil Pengurus, dan juga program-program kerja yang sudah, sedang dan akan berjalan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

 Sedangkan pemateri Sarasehan Teacherpreneur ada 2 pemateri yang sangat berpengalaman. Merka yakni  Drs. Amron Awaludin dan H. Awaludin Setya Aji, M.Eng.MT.

“Mereka  berdua menyampaikan motivasi, materi terkait pengertian, mindside dan berbagai hal terkait dengan teacherpreneur. Beliau juga berbagi cerita dan pengalaman dalam mengajar maupun dalam kesuksesan beliau berwirausaha,” ujar Sholohin.

Disisi lain, lanjutnya narsum Aji menyampaikan terkait  kualitas guru. “Sebenarnya tidak cukup hanya dengan pemenuhan kualifikasi akademik, yang dapat dibuktikan dengan ijazah, sertifikat pendidik saja. Tetapi untuk menjadikan guru yang berkualitas, guru harus memiliki jiwa kewirausahaan, karena gagasan guru yang berjiwa dalam kewirausahaan itulah yang dapat dinamakan “teacherpreneurship,” papar Sholohin mengkutip keterangan Aji saat mengisi acara.

Disamping itu, Nara Sumber juga memberikan statement sebagai penutupnya. “Yakni bahwa teacherpreneurship akan dapat memunculkan sikap mental; dan jiwa seorang guru yang selalu aktif atau kreatif, berdaya, bercipta, berkarsa, dan bernetworking dalam berusaha untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui kegiatan usahanya di sekolah,” terangnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: