Pemandu Lagu Berstatus Janda Tewas di Hotel Parangtritis Jogja, Ini Penyebabnya

BNews—JOGJAKARTA— Seorang pemandu lagu ditemukan tewas di salah satu hotel kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, Minggu (26/12). Diduga, korban mengidap sakit asam lambung dan vertigo yang kambuh mendadak.

Informasi yang dihimpun, korban bernama Ichsanullaili Setiara Qamaruzki, 28. Ia ditemukan di tempat kos yang ada di Hotel Anoman, Pedukuhan Mancingan, Parangtritis, Bantul, pada Minggu (26/12). Korban merupakan warga Tegalrejo, Semarang Timur, Semarang.

”Benar, ada korban yang meninggal di tempat kos yang berada di hotel di kawasan Parangtritis,” kata Kepala Dukuh Mancingan, Andri.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan pemilik hotel, korban dalam dua hari ini mengeluhkan sakit vertigo dan asam lambungnya kambuh. Korban berstatus janda yang selama ini bekerja di tempat karaoke yang ada di Bantul. 

”Dulu kalau sakitnya kambung oleh Ibu Warsini diantar periksa ke bidan yang ada di dekat TPR,” jelasnya.

Andri mengaku tidak tahu pasti sejak kapan korban kos di tempat itu. Selama ini korban tidak pernah melapor kepada ketua RT maupun kepala dukuh. 

”Ndak tahu sudah lama atau belum ngekos di sana. Dari WhatsApp grup perempuan tersebut bekerja sebagai pemandu karaoke di kawasan Pantai Parangtritis,” ujarnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas dari Polsek Kretek dan petugas medis Puskesmas Kretek, jasad korban dibawa ke rumahnya di Semarang. Pemilik hotel ikut mengantarkan secara langsung.  

”Ibu Warsini sendiri yang mengantarkan jenazah sampai ke rumah duka di Semarang,” pungkasnya. (hil/ifa)

Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: