IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Petani Salak Srumbung Mengeluh Harga Anjlok

BNews–SRUMBUNG– Harga salak Srumbung anjlok di pasaran petani (23/12). Cuaca tidak menentu menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Salah satu petani salak, Achmad Muslim warag Pondoh Desa Srumbung mengatakan bahwa harga salak di petani sangat rendah. “Harga satu kilogramnya Rp 2 ribu itu sudah termasuk paling bagus,” katanya saat diwawancarai Borobudurnews.

Disebutkan, faktor cuaca yang sering terjadi hujan angin juga menjadi pemicunya. “Saat hujan disertai angin banyak buah salaknya rotok dimana belum saatnya panen. Sehingga menyebabkan petani harus panen dini,” imbuhnya.

NEWS: Salah satu pengunjung yang membeli salak langsung dari petani di Srumbung (23/12)-(Foto:bsn)
NEWS: Salah satu pengunjung yang membeli salak langsung dari petani di Srumbung (23/12)-(Foto:bsn)

Selain itu, banyak petani salak di lereng merapi khususnya Kecamatan Srumbung memang sedang panen raya. “Panen raya Salak ini membuat harga anjlok di petani yang diambil oleh para tengkulak,” paparnya.

“Kalau disini harga salak Rp 2 ribu, maka di tingkat pengecer atau oleh oleh itu dijual Rp 5 ribu perkilonya,” tandasnya.

Perlu diketahui, wlayah Srumbung ini memang terkenal menjadi setral buah salak di Magelang. Hampir separo warganya menanam salak di kebunnya.

Loading...

Jenis salak yang banyak ditanam yakni salak pondoh, dimana harganya sekarang Rp 2 ribu perkilo dari petani. Ada juga salak lumut ataupun salak madu, namun jarang karena gampang busuk dan harganya mahal sehingga susah dijual meskipun rasanya lebih super dari salak biasa. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: