Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Polisi Bongkar Praktek Kejahatan Bisnis MLM Q Net

Polisi Bongkar Praktek Kejahatan Bisnis MLM Q Net

  • calendar_month Rab, 4 Sep 2019

BNews—NASIONAL— Bisnis piramida yang dilakukan oleh PT Q-Net dibongkar oleh kepolisian. Sistem yang mewajibkan calon anggota menyetorkan sejumlah uang ini dinilai merugikan masyarakat.

Seperti yang diungkap oleh Polres Lumajang Jawa Timur. Dimana, polisi mendapati sejumlah korban yang mengaku diiming-imingi hasil uang melimpah dengan berbisnis di MLM Q Net.

Diawali dari para korban yang menyetor uang sejumlah 10jt, dimana 8 jt untuk dikirim ke PT Qnet melalui upliner/ senior dan sisanya adalah biaya makan mereka sehari-hari di penampungan.

Selanjutnya mereka diwajibkan mencari 2 orang anggota sebagai 1 kaki kanan dan 1 kaki kirinya. Dimana anggota yang berhasil direkrut juga ditugaskan mencari masing masing 2 anggota baru lagi. Setiap kelipatan 3 kaki kanan kiri ( 3 kiri dan 3 kanan ) mereka akan mendapatkan komisi sebesar 250 dolar.

Perekrutan baru diharuskan membayar 10jt ke upliner dimana 8jt diserahkan kepada PT Qnet sebagai kompensasi pembelian alat kesehatan yang bernama cakra. Cakra adalah jenis alat kesehatan yang berbentuk kaca yang sesuai presentasinya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis.


Dalam kasus ini, Tim Polres Lumajang menangkap seorang warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, berinisial MK, 48. MK ini merupakan direktur PT Amoeba International yang berafiliasi dengan PT QNet.

Kuat dugaan MK ini menjalankan bisnis dengan sistem money games dengan mekanisme piramida melalui perusahaan PT Amoeba International. Sedangkan PT QNet sebagai induk perusahaan yang menjalankan perdagangan dengan sistem piramida.

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, mengatakan kasus bisnis money games yang dijalankan MK ini terbongkar setelah ada laporan anak hilang. Setelah tim menelusuri kasus anak hilang, ternyata anak tersebut bergabung dengan bisnis QNet di Madiun. Korban saat itu diwajibkan membayar uang Rp10 juta.

BONGKAR : Kapolres Lumajang saat menggelar jumpa pers dihadapan media soal MLM Q Net. (Foto : Istimewa)

Dari pengakuan sejumlah korban, kata Kapolres Lumajang, ada beberapa korban yang menjual sapi bahkan ada yang berutang ke rentenir hingga menggadaikan sepeda motor. Hal ini dilakukan supaya mendapatkan uang Rp10 juta dan diberikan ke QNet. Sampai saat ini korban yang ikut dalam bisnis ini masih kebingungan untuk melunasi utang mereka.

“Para korban mengaku sewaktu di Kota Madiun ditempatkan di satu rumah dan dijaga oleh para seniornya serta tidak diizinkan ke mana-mana. Beberapa dari mereka terpaksa memberanikan diri keluar dengan cara melarikan diri melalui jendela pada saat malam hari. Mereka pun hanya makan nasi dengan garam atau mie instan dengan air dingin. Bahkan saking kelaparannya, mereka sampai mencuri tanaman singkong milik warga,” tutur Kapolres Lumajang. (bn1/jar)

About The Author

  • Penulis: BNews 1

Komentar (36)

  • Syaffa IMROATUN

    Cara lapornya bagaimana pak? Terus nanti keamanan saya bagaimana? Soalnya kan mereka komplotannya banyak, saya takut pak🥺 apalagi adik kelasku & 1 temannya sudah tahu kosan saya dimana.
    Tapi kalau gak dilaporkan juga bahaya nanti semakin banyak korbannya, apalagi usia mereka 19-20th yang masih gampang dipengaruhi untuk gabung bisnis qnet ini dengan syarat wajib beli produknya. Mereka nipu keluarga sendiri buat ngasih tambahan duit 9jt lebih dengan cara berbohong kalau katanya disini (perantauan) ada masalah ini itu🥺🥺
    Padahal mah belum tentu juga duitnya disetorkan ke pt qnet, soalnya salah satu leader bilang seperti ini ke saya : “nih ya mba kalau kalau aku jadi kamu dikasih tahu bisnis ini pasti langsung ikut gabung, aku gak mikirin itu produk dikirim atau tidak, yang penting disini saya tetap dapat penghasilan dari bisnis ini”🤦🏻‍♀🥺

    Balas6 September 2020 00:10
  • Syaffa IMROATUN

    Sampai sekarang ternyata juga masih ada qnet, hari minggu kemarin 30 ags 2020 aku hampir mau jadi korbannya😭🤦 alhamdulillah udah tahu lama info² tentang qnet jadi pas kumpul diacara qnet cuma pura² gak tahu, diajak gabung juga aku nolak terus.
    Aku gak nyangka adik kelasku sepolos itu gabung qnet, jadi pas malming aku diajak jalan² ikut aja gak nyangka pas minggu paginya diajak ngumpul sama orang² qnet😖😖😖😖

    Balas3 September 2020 20:46
  • purwanto

    an. Supriyadi Qnet didaerah pasar rebo telah menipu saya 38 jt, janjinya akan diikutkan bisnis Qnet tapi ternyata sekarang kabur entah kemana..ini no. telp. 081934144465 sdh tidak aktif, saya doakan semoga orang ini (supriyadi) mendapatkan kecelakaan biar mati saja…Aamiin

    Balas16 Oktober 2019 12:11
  • Boby

    Pak saya mau lapor,ada kantor Q net Dijakarta Timur,087805442224

    Balas7 Oktober 2019 17:29
  • jihan Fajar

    pantau daerah salatiga, sya termasuk korban dan sedang berusaha melarikan diri, tapi ada aja alasan mereka menahan

    Balas4 Oktober 2019 10:02
  • Nur

    Di medan ada ni pak

    Balas13 September 2019 00:52
  • Heru febrian

    Di lampung juga ada pak

    Balas11 September 2019 15:07
  • Helena Ny Wijaya

    Tolong diberantas pak. Soalnya adik saya ada yg masih terjebak di bandung sampai saat ini dalam PT. Q NET itu. Keluarga sampai jual tanah karna dia maksa minta kirim uang Rp 12 juta. Sampai saat ini kami nyuruh dia pulang, dia tetap gak mau. Ada yg bilang otaknya udh dicuci oleh seniornya. Saksi kami ada 2 orang. Tapi kami masih bingung, mau minta bantu ke mana utk bisa melapor dan mulangkan adik saya. Soalnya kami dari KALBAR dan udh gak ada uang utk jika harus menjemput dia. Tks..

    Balas10 September 2019 23:05
  • Rizky Hidayatullah

    Pekanbaru banyak

    Balas8 September 2019 17:28
  • Eduar riusman zai

    di pekan baru ada juga bisnis Q net ini, sudah 2x saya tertipu dengn modus kerja di babrik roti dan toserba dengan gaji dasar 3 juta untungnya saya belum memberikan uang yang di minta untk pndftaran atau membli produk mrka, mohon kepada petugas keamanan atau keperintahan agar segera di ringkus orng2 yng suka bohong2 ini orng krn sudah banyak korban yang resah akan perilaku mereka.

    Balas8 September 2019 10:44
  • jack

    jember jawa timur juga ada

    Balas7 September 2019 23:22
  • Raffa

    Biar tau rsa Q net… Krna sdah trllu bnyak mnipu orang.. Sya dan kluarga jg trtpu krna kmi tlah mngeluarkn uang sbsar 25 juta tpi nytnya nihil,tdnya sjnak kluarga sya trsa sprti d hipnotis

    Balas7 September 2019 10:51
  • Yohanes edi siswanto

    Didaerah bandung dan cirebon masuh banyak tolong dibasmi tikus2 keparat

    Balas7 September 2019 09:10
  • bila

    Di pekan baru kota dan medan kota banyak

    Balas6 September 2019 23:23
  • Dimas Adiyatama

    Berantas semuanya pa , masih banyak ko sarangnya yg masih terseludup.
    Ga hanya merugikan masyarakat, itu juga merugikan para pencaker untung saja pencaker sekarang cerdas cerdas .
    Bukan hanya mewarkan produk tapi juga postingan pemipuan pa , itu bisa kena pasal berlapis

    Balas6 September 2019 23:14
  • Anonim

    Cek juga atas ane

    Balas6 September 2019 21:08
  • KIM FERDY

    Mending Gabung 3i Network Aja, Perusahaan Pt.Central Asia Raya , sudah 44 Tahun Berdiri Sejak 1975, Resmi dan Berizin oleh Pemerintah melalui OJK… Anak Perusahaan SALIM GROUP, Perusahaan Terkaya No 2 di Indonesia.. dimana kita tau Salim Group Pendiri Bank BCA
    Produknya Investasi Reksadana Yg sangat Menguntungkan… Jalankan Bisnis Nya Jelas Bonus bulanan nya, No tipu
    Minat WA 085270091231 (Ferdy)

    Balas6 September 2019 13:37
  • vallerie

    Tersebar dimana mana pak. Surabaya. Bandung. Ponorogo. Perekrutan mereka di fb dengan modus macam macam

    Balas5 September 2019 13:00
  • Mahfud

    Di solo Boyolali banyak pak

    Balas4 September 2019 23:13
    • BNews 2

      langsung selidiki cari bukti dan saksi..laporkan ke pihak berwajib mas…korban sudah banyak.

      cek Kisah Korban MLM Q Net di berita ada…korban asal magelang di sekap di Solo

      Balas9 September 2019 12:33
  • Dilan

    Sekarang anggota bisnis g net di bandung pindah ke jakarta,awas yg mau cari pekerjaan di jakarta skarang

    Balas4 September 2019 21:49
  • budicool

    Ini jaman usaha tanpa modal …
    Kalopun ada modal itu kecil. Jangan mau dilomboni

    Balas4 September 2019 21:40
  • Syamsu Wimbadi

    Di mlg masik banyak tlg di basmi

    Balas4 September 2019 19:18

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less