Polisi Bongkar Praktek Kejahatan Bisnis MLM Q Net

BNews—NASIONAL— Bisnis piramida yang dilakukan oleh PT Q-Net dibongkar oleh kepolisian. Sistem yang mewajibkan calon anggota menyetorkan sejumlah uang ini dinilai merugikan masyarakat.

Seperti yang diungkap oleh Polres Lumajang Jawa Timur. Dimana, polisi mendapati sejumlah korban yang mengaku diiming-imingi hasil uang melimpah dengan berbisnis di MLM Q Net.

Advertisements


Diawali dari para korban yang menyetor uang sejumlah 10jt, dimana 8 jt untuk dikirim ke PT Qnet melalui upliner/ senior dan sisanya adalah biaya makan mereka sehari-hari di penampungan.


Selanjutnya mereka diwajibkan mencari 2 orang anggota sebagai 1 kaki kanan dan 1 kaki kirinya. Dimana anggota yang berhasil direkrut juga ditugaskan mencari masing masing 2 anggota baru lagi. Setiap kelipatan 3 kaki kanan kiri ( 3 kiri dan 3 kanan ) mereka akan mendapatkan komisi sebesar 250 dolar.

Perekrutan baru diharuskan membayar 10jt ke upliner dimana 8jt diserahkan kepada PT Qnet sebagai kompensasi pembelian alat kesehatan yang bernama cakra. Cakra adalah jenis alat kesehatan yang berbentuk kaca yang sesuai presentasinya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit kronis.


Dalam kasus ini, Tim Polres Lumajang menangkap seorang warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, berinisial MK, 48. MK ini merupakan direktur PT Amoeba International yang berafiliasi dengan PT QNet.

Kuat dugaan MK ini menjalankan bisnis dengan sistem money games dengan mekanisme piramida melalui perusahaan PT Amoeba International. Sedangkan PT QNet sebagai induk perusahaan yang menjalankan perdagangan dengan sistem piramida.

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, mengatakan kasus bisnis money games yang dijalankan MK ini terbongkar setelah ada laporan anak hilang. Setelah tim menelusuri kasus anak hilang, ternyata anak tersebut bergabung dengan bisnis QNet di Madiun. Korban saat itu diwajibkan membayar uang Rp10 juta.

BONGKAR : Kapolres Lumajang saat menggelar jumpa pers dihadapan media soal MLM Q Net. (Foto : Istimewa)

Dari pengakuan sejumlah korban, kata Kapolres Lumajang, ada beberapa korban yang menjual sapi bahkan ada yang berutang ke rentenir hingga menggadaikan sepeda motor. Hal ini dilakukan supaya mendapatkan uang Rp10 juta dan diberikan ke QNet. Sampai saat ini korban yang ikut dalam bisnis ini masih kebingungan untuk melunasi utang mereka.

“Para korban mengaku sewaktu di Kota Madiun ditempatkan di satu rumah dan dijaga oleh para seniornya serta tidak diizinkan ke mana-mana. Beberapa dari mereka terpaksa memberanikan diri keluar dengan cara melarikan diri melalui jendela pada saat malam hari. Mereka pun hanya makan nasi dengan garam atau mie instan dengan air dingin. Bahkan saking kelaparannya, mereka sampai mencuri tanaman singkong milik warga,” tutur Kapolres Lumajang. (bn1/jar)

28 Comments
  1. Syamsu Wimbadi says

    Di mlg masik banyak tlg di basmi

    1. BNews 2 says

      langsung selidiki cari bukti dan saksi..laporkan ke pihak berwajib mas…korban sudah banyak

  2. budicool says

    Ini jaman usaha tanpa modal …
    Kalopun ada modal itu kecil. Jangan mau dilomboni

    1. BNews 2 says

      setuju mas….

  3. Dilan says

    Sekarang anggota bisnis g net di bandung pindah ke jakarta,awas yg mau cari pekerjaan di jakarta skarang

  4. Mahfud says

    Di solo Boyolali banyak pak

    1. BNews 2 says

      langsung selidiki cari bukti dan saksi..laporkan ke pihak berwajib mas…korban sudah banyak.

      cek Kisah Korban MLM Q Net di berita ada…korban asal magelang di sekap di Solo

  5. vallerie says

    Tersebar dimana mana pak. Surabaya. Bandung. Ponorogo. Perekrutan mereka di fb dengan modus macam macam

    1. BNews 2 says

      langsung selidiki cari bukti dan saksi..laporkan ke pihak berwajib mas…korban sudah banyak

  6. KIM FERDY says

    Mending Gabung 3i Network Aja, Perusahaan Pt.Central Asia Raya , sudah 44 Tahun Berdiri Sejak 1975, Resmi dan Berizin oleh Pemerintah melalui OJK… Anak Perusahaan SALIM GROUP, Perusahaan Terkaya No 2 di Indonesia.. dimana kita tau Salim Group Pendiri Bank BCA
    Produknya Investasi Reksadana Yg sangat Menguntungkan… Jalankan Bisnis Nya Jelas Bonus bulanan nya, No tipu
    Minat WA 085270091231 (Ferdy)

  7. Anonim says

    Cek juga atas ane

  8. Dimas Adiyatama says

    Berantas semuanya pa , masih banyak ko sarangnya yg masih terseludup.
    Ga hanya merugikan masyarakat, itu juga merugikan para pencaker untung saja pencaker sekarang cerdas cerdas .
    Bukan hanya mewarkan produk tapi juga postingan pemipuan pa , itu bisa kena pasal berlapis

  9. bila says

    Di pekan baru kota dan medan kota banyak

  10. Yohanes edi siswanto says

    Didaerah bandung dan cirebon masuh banyak tolong dibasmi tikus2 keparat

    1. BNews 2 says

      langsung selidiki cari bukti dan saksi..laporkan ke pihak berwajib mas…korban sudah banyak

  11. Raffa says

    Biar tau rsa Q net… Krna sdah trllu bnyak mnipu orang.. Sya dan kluarga jg trtpu krna kmi tlah mngeluarkn uang sbsar 25 juta tpi nytnya nihil,tdnya sjnak kluarga sya trsa sprti d hipnotis

    1. BNews 2 says

      langsung selidiki cari bukti dan saksi..laporkan ke pihak berwajib mas…korban sudah banyak

  12. jack says

    jember jawa timur juga ada

    1. BNews 2 says

      langsung selidiki cari bukti dan saksi..laporkan ke pihak berwajib mas…korban sudah banyak

  13. […] BACA JUGA : POLISI BONGKAR PRAKTEK KEJAHATAN BISNIS Q NET […]

  14. Eduar riusman zai says

    di pekan baru ada juga bisnis Q net ini, sudah 2x saya tertipu dengn modus kerja di babrik roti dan toserba dengan gaji dasar 3 juta untungnya saya belum memberikan uang yang di minta untk pndftaran atau membli produk mrka, mohon kepada petugas keamanan atau keperintahan agar segera di ringkus orng2 yng suka bohong2 ini orng krn sudah banyak korban yang resah akan perilaku mereka.

    1. BNews 2 says

      langsung selidiki cari bukti dan saksi..laporkan ke pihak berwajib mas…korban sudah banyak

  15. Rizky Hidayatullah says

    Pekanbaru banyak

    1. BNews 2 says

      cari bukti dan saksi laporkan ke pihak kepolisian

  16. Helena Ny Wijaya says

    Tolong diberantas pak. Soalnya adik saya ada yg masih terjebak di bandung sampai saat ini dalam PT. Q NET itu. Keluarga sampai jual tanah karna dia maksa minta kirim uang Rp 12 juta. Sampai saat ini kami nyuruh dia pulang, dia tetap gak mau. Ada yg bilang otaknya udh dicuci oleh seniornya. Saksi kami ada 2 orang. Tapi kami masih bingung, mau minta bantu ke mana utk bisa melapor dan mulangkan adik saya. Soalnya kami dari KALBAR dan udh gak ada uang utk jika harus menjemput dia. Tks..

  17. Heru febrian says

    Di lampung juga ada pak

  18. Nur says

    Di medan ada ni pak

    1. BNews 2 says

      pantau ..cari bukti,,,cari saksi laporkan,,,

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: