Posko Covid dan “Maling” di Magelang Mulai Hilang

BNews—MAGELANG— Mayoritas posko Covid-19 dan posko siaga kriminalitas di tingkat desa mulai hilang. Masyarakat sudah mulai membuka lingkungannya.


Seperti yang ditemui di beberapa titik di Kabupaten dan Kota Magelang. Trend penurunan kasus Covid-19 dan mulai bergeliatnya ekonomi menjadi salah satu faktornya.


Di Kecamatan Mertoyudan dan Mungkid di sepanjang jalan yang semula ditutup warga kini mulai dibuka. Tidak ada lagi penyemprotan disinfektan di tiap posko.


“Sudah dibuka sejak minggu kemarin. Mingkin karena warga sudah bosan dan aktifitas sudah mulai normal,” kata Suyatno, salah satu warga Mungkid.


Dia memgatakan posko Covid-19 dan Posko siaga kriminalitas kini tinggal bangunan saja. Tidak ada yang menjaga.

Kasmudi, salah satu warga Mertoyudan mengatakan hal serupa. Meski tidak ada lagi posko, warga telah dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Kalau himbauan terus misal pakai masker tidak berkerumun,” katanya.


Sementara itu, di Kabupaten Magelang, jumlah kasus Covid-19 terus mengalami penurunan. Terbaru data dikeluarksn Pemkab Magelang, kemarin (7/6/2020) sore menunjukkan grafik yang positif.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan jumlah PDP mengalami penambahan tiga menjadi 26 orang. Pdp baru asal Kaliangkrik, Bandongan dan Borobudur.

Jumlah total PDP pulang membaik sampai saat ini adalah 149 Orang. Sementara jumlah kasus positif berada di angka 38 orang.


Jumlah Konfirmasi sembuh saat ini 64 Orang. Sementara jumlah Kasus meninggal dunia adalah 30 Kasus. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: