Ngaku Bisa Gandakan Uang, Komplotan Penipu Berhasil Diringkus Polisi

BNews—JATENG—Jajaran Satreskrim Polresta Banyumas mengamankan pelaku penipuan dengan modus penggandaan uang. Diketahui pelaku berinisial BG, 47, warga Wonosobo berhasil ditangkap di Madiun, Jawa Timur.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas AKP Berry mengatakan, pelaku adalah buronan Satreskrim Polresta Banyumas. Sebelumnya, pihaknya telah mengamankan dua pelaku lain yakni DT, 31, warga Wonosobo, RH, 42, warga Banten.

”Saat mengamankan BG, kami juga menyita barang bukti uang korban yang dibawa kabur sekitar Rp 78 juta. Sebelumnya pelaku membawa uang Rp 100 juta, namun sudah dipakai sebagian,” kata Berry, Senin (20/7/2020).

Selain barang bukti tersebut, lanjut Berry, pihaknya juga berhasil menyita uang palsu sebanyak Rp 573 juta. ”Ini akan kami selidiki, dari mana uang palsu tersebut berasal,” imbuhnya.

Berry menyebut, berdasarkan penyelidikan sementara, diketahui BG kerap melakukan aksi penipuan di berbagai daerah. ”Terakhir, BG menipu dengan modus pembangunan pondok pesantren di Madiun dan salah satu kiai menjadi korban dengan kerugian sekitar Rp 350 juta,” papar dia.

Sebagai informasi, sebelumnya anggota Satreskrim Polresta Banyumas mengungkap kasus penipuan dengan modus melipatgandakan uang. Korban berinisial SG, 42, warga Madiun, yang awalnya kenal dengan pelaku DT melalui Facebook sekitar bulan Mei lalu.

”DT mengaku bisa melipatgandakan uang yang semula Rp 100 juta menjadi Rp 500 juta,” ungkap Berry.

Dia menjelaskan, korban yang terkena bujuk rayu lantas menemui RH dan BG di sebuah warung makan di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Korban saat itu membawa uang tunai sebesar Rp 100 juta, pada Rabu (15/7/2020).

”Kedua pelaku kemudian mengajak korban menemui DT dengan menggunakan mobil,” jelas Berry.

Setiba dilokasi, BG menyuruh RH dan korban untuk turun dari mobil dan menemui DT yang berada di seberang jalan. Setelah itu, BG yang berada di balik kemudi langsung tancap gas dengan membawa uang Rp 100 juta yang berada di dalam mobil. (*/mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: