Ratusan Warga Dukun Mengungsi Akibat Letusan Merapi

BNews—DUKUN—Akibat dua kali letusan merapi malam ini, sebanyak 370 jiwa mengungsi di Kantor Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang (1/6). Sekitar pukul 22.30 wib warga asal Dusun Babadan 2 Desa Paten Kecamatan Dukun didominasi anak-anak,lansia,difabel dan ibu hamil.

 

Kapolsek Dukun, AKP Dimas membenarkan bahwa warga Dusun Babadan 2 Desa Paten Kecamatan Dukun mengungsi di Balai Desa.

 

“Mereka mengungsi karena keinginan warga sendiri, karena merapi sering mengalami letusan tiba-tiba sehingga warga panik,” katanya saat dihubungi BorobudurNews malam ini.

“Kami juga terus menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panic karena kami beserta jajaran forkompincam terus berkomunikasi dengan pihak Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan,” imbuhnya.

 

Dusun Babadan 2 Desa Paten Kecamatan Dukun ini terletak sekitar 4,5 km dari puncak merapi, diduga karena panik mereka bergeser menginap di kantor Desa Paten. “370 jiwa tersebut berasal dari 110 Kepala Keluarga,” ungkap Kalak BPBD Kabupaten Magelang Edi Susanto dalam rilsnya.

 

“Mereka antara lain terdiri dari Balita 32 jiwa,Lansia 29 jiwa, Difabel 2 jiwa dan 3 orang Ibu Hamil,” imbuhnya.

MERAPI : Ratsan warga terdiri lansia, balita, anak-anal. difabel dan ibu hamil mengungsi di Kantor Balai Desa Paten Kecamatan Dukun (1/6)--(Foto--Istimewa)
MERAPI : Ratsan warga terdiri lansia, balita, anak-anal. difabel dan ibu hamil mengungsi di Kantor Balai Desa Paten Kecamatan Dukun (1/6)–(Foto–Istimewa)
Loading...

BPBD Kabupaten Magelang melakukan penaganan berupa kaji cepat, pemantauan dan sosialisasi kepada warga terkait Aktivitas Gunung Merapi. “Kami juga menghimbau apabila terjadi hujan abu gunakan alat perlindungan diri ( APD ) Apabila beraktivitas diluar rumah   berupa masker, kacamata, Penutup kepala maupun alas kaki,”paparnya.

 

“Kami sarankan masyarakat agar Ikuti arahan petugas yang ada di lapanganbila terjadi situasi darurat, Berhati – Hati dalam berkendara dan utamakan tertib berlalulintas,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: