REEI Magelang Tuang Eco Enzym di Sungai Katang yang Tercemar Limbah Industri
- calendar_month Sab, 17 Jun 2023

Sungai Katang Tercemar, REEI Magelang Tuang Eco Enzym
BNews–MAGELANG- Ratusan bahkan ribuan anggota REEI (Relawan Eco Enzym Indonesia), Minggu (11 Juni 2023), melakukan penuangan eco enzym ke sungai atau laut yang tercemar limbah. Kegiatan itu dilakukan secara serentak di seluruh cabang REEI se-Indonesia.
Di Magelang kegiatan penuangan eco enzym dilakukan di beberapa sungai yang sudah terdampak limbah industri.
REEI Magelang yang diketuai Yuni Yulia Farikha, perempuan asal Kaliangkrik ini bersama puluhan relawan eco enzym se-Kabupaten Magelang mengadakan penuangan Eco enzym di sungai Katang, Desa Mejing, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
“Lokasi tersebut dipilih karena Sungai Katang sudah begitu parahnya atas pencemaran limbah pabrik tahu yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun,” kata Yuni.
“Mayoritas penduduk di sekitar Sungai Katang memiliki usaha pembuatan tahu, dan mereka belum menemukan teknologinya dalam mengolah limbah tahu secara efektif. Sehingga, limbahnya masih dialirkan ke Sungai Katang,” kata Yuni di sela sela kesibukan briefing anggota relawan.
Aksi puluhan anggota REEi di Kali Katang dihadiri anggota REEI dari berbagai kecamatan se-Kabupayen Magelang, seperti dari Kecamatan Candimulyo, Tegalrejo, Mertoyudan, Kaliangkrik, dan dari Kota Magelang.
Jumlah eco enzym yang dikumpulkan dari anggota REEI sejumlah 33 liter dan langsung dituangkan ke sungai Katang.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Tujuan penuangan eco enzym ini adalah berguna untuk membunuh bakteri, membersihkan kotoran, mengurangi bau busuk; menjaga kelestarian sungai dari sungai yang sudah tercemar.
Yulia berharap dari pengumpulan eco enzym ini bisa dilakukan secara rutin tiap bulannya. “Supaya, sungai yang tadinya tercemar dan berbahaya bisa bening kembali, bersih, dan aman dari limbah beracun,” kata Yulia.
Rencana aksi ini akan terus dilakukan dan berlanjut ke sungai sungai lain yang tersebar di Kabupaten Magelang; tanpa menunggu Hari Lingkungan hHdup tiap tahunnya. “Karena setiap hari, kita butuh lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman. Termasuk pasokan air dari sungai yang terus terjaga kesehatannya dan aman untuk dikonsumsi.” Tutup Yulia. (*)
Sumber: deskdiy.pikiran-rakyat.com
About The Author
- Penulis: BNews 5





Saat ini belum ada komentar