Riwayat 11 Pasien Positif Covid-19 Baru di Kabupaten Magelang

BNews—MAGELANG—Lonjakan kasus pasien positif Covid-19 di Kabupaten Magelang dengan tambah 11 orang dilaporkan Sabtu sore (19/9/2020). Dari tambahan tersebut ada satu keluarga dari Kecamatan Salam yang berasal dari klaster Pasar Cebongan Sleman, DIY.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan satu keluarga tersebut terdiri dari dua laki-laki usia 23 dan 21 tahun serta perempuan usia 38 tahun.

”Sebelumnya, mereka adalah pembuat dan pedagang tempe yang dijual di Pasar Cebongan, Sleman,” kata dia.

Selain itu, ada juga empat orang laki-laki usia 66, 45, 39 dan 63 tahun, mereka berasal dari Kecamatan Tempuran, Candimulyo, Salaman dan Mertoyudan. Kemudian ada empat perempuan, usia 60, 53, 39 dan 32 tahun, mereka berasal dari Tempuran, Mertoyudan, Candimulyo dan Muntilan.

”Pada umumnya, mereka terkonfirmasi karena ada kontak erat dengan pasien positif sebelumnya, ada juga yang melakukan perjalanan dan klaster dari Pasar Cebongan tersebut,” ujarnya.

Kendati demikian, kata Nanda, sesuai update data tersebut ada pula 10 pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh. Dengan tambahan 11 baru dan 10 sembuh itu, jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi positif hingga saat ini menjadi 394 orang.

”Rinciannya, 20 dirawat di rumah sakit, 82 menjalani isolasi mandiri, 279 sembuh dan 13 meninggal,” ujarnya.

Loading...

Sementara peta sebaran pasien positif diwilayah ini, lanjut Nanda, saat ini ada 20 dari 21 kecamatan yang warganya telah terpapar Covid-19. Kasus paling banyak Kecamatan Mertoyudan dengan 22 orang. Kemudian Kecamatan Secang dengan 12 orang dan masing-masing 10 orang dari Kecamatan Grabag dan Candimulyo.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Kemudian di Kecamatan Borobudur dan Mungkid ada 7 dan 5 orang, serta masing-masing 4 orang dari Kecamatan Windusari, Salam, Ngablak dan Tegalrejo. Selanjutnya ada di Salaman, Bandongan, Tempuran dan Pakis dengan masing-masing tiga orang.

”Untuk Kecamatan Muntilan dan Ngluwar, masing-masing ada dua orang. Sedang di Kajoran, Srumbung, Kaliangkrik dan Dukun, ada satu orang,” imbuh Nanda.

Sedang untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), saat ini ada empat tambahan baru. Mereka berasal dari Kecamatan Grabag dua orang dan Salaman serta Secang satu orang. Selain itu, ada juga empat PDP yang alih status menjadi pasien positif.

Dua diantaranya dari Kecamatan Tempuran dan Salaman serta Candimulyo dengan satu orang. Meski demikian, ada lima PDP sembuh. Dua dari Mertoyudan dan masing-masing satu orang dari Tempuran, Dukun dan Bandongan.

”Dengan tambahan empat baru, empat alih status ke positif dan lima sembuh itu, jumlah kumulatif PDP saat ini menjadi 518 orang. Rinciannya, 11 dirawat dirumah sakit, 445 sembuh dan 62 meninggal,” pungkasnya. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: