Saat Dibuka Nanti, Pengunjung Tidak Diperkenankan Naik ke Atas Candi Borobudur

BNews—BOROBUDUR— Candi Borobudur di Kabupaten Magelang direncanakan akan segera dibuka setelah ada lampu hijau dari pemerintah. Meski dibuka nanti, pengunjung tetap tidak bisa menaiki bangunan candi.

Pelaksana tugas Kepala Balai Konservasi Borobudur (BKB) Tri Hartono mengatakan kebijakan ini bagian untuk menjaga struktur candi. Apalagi saat musim pandemic beberapa kali bangunan peninggalan Syailendra itu disemprot cairan kimia.

Sehingga, kata dia, terjadi penumpukan bahan kimia yang dikhawatirkan membahayakan kelestarian bangunan candi. “Di samping harus memperhatikan keselamatan manusia, di sisi lain, kami tetap harus bertanggungjawab pada kelestarian Candi Borobudur,” kata dia.

“Penyemprotan bahan kimia secara berulang-ulang akan menimbulkan penumpukan bahan secara berlebihan dan membahayakan batuan candi,” ujarnya, kemarin,

Dia mengatakan sejak pertengahan Maret hingga sekarang, BKB telah tiga kali menyemprot batuan Candi Borobudur, dengan cairan antivirus dan antibakteri. Dalam satu kali kegiatan penyemprotan, dibutuhkan sekitar 10 liter cairan kimia yang dicampur dengan air.

 Cairan kimia tersebut memang terbukti efektif mematikan bakteri, ganggang dan lumut. Namun, di sisi lain, sejumlah orang termasuk pengunjung, berpendapat bahwa cairan kimia tersebut membuat warna batuan Candi Borobudur cenderung menjadi lebih putih dari sebelumnya.

Menyikapi hal tersebut, Tri mengatakan, pihaknya akan melakukan penelitian lebih lanjut terhadap dampak cairan kimia tersebut. Hal itu akan dilakukan dengan menyemprotkan cairan kimia pada batu andesit baru setiap hari.

Loading...

Selama sekitar seminggu, dan mengamati dampak yang ditimbulkan. Jika memang nyata memberikan perubahan warna atau perubahan lainnya, maka BKB tidak akan menggunakan cairan tersebut untuk pemakaian harian.

Dengan memperhatikan keselamatan pengunjung dan kelestarian bangunan candi tersebut, Tri mengatakan bahwa pada saat Taman Wisata Candi Borobudur kembali dibuka, pihaknya tetap tidak mengijinkan pengunjung untuk naik ke atas bangunan candi. Wisatawan hanya bisa berjalan-jalan di bawah bangunan, dan agar tidak menimbulkan kerumunan, jumlah pengunjung di kawasan zona I, tetap harus dibatasi.

Dia menuturkan, dalam fase normal baru dalam aktivitas wisata di Taman Wisata Candi Borobudur, BKB meminta agar kunjungan wisatawan di zona I Candi Borobudur hanya dibuka pada Selasa hingga Minggu. Tiap hari Senin diminta menjadi hari libur, di mana pada hari itu, BKB akan melakukan pembersihan di kawasan zona I, termasuk di bangunan Candi Borobudur. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: