Sebanyak 624 Warga Lereng Merapi Magelang Mengungsi, Ini Asalnya

BNews–MUNGKID– Pengungsi kelompok rentan dari warga lereng merapi di Magelang semakin bertambah (7/1/2021). Dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, per hari Kamis sore total pengungsi mencapai 625 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto membenarkan dengan jumlah pengungsi yang berjumlah 625 jiwa. “Semua pengungsi ini berasal dari Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang. Dan kini tersebar di 6 tempat pengungsian di 3 Kecamatan,” katanya (7/1/2021).

Untuk rincian asal pengungsi merapi tersebut, yakni dimulai dari Desa Krinjing terdapat tiga dusun. Yang terdapa warga rentan dari Dusun Trono (24 Jiwa) di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan.

Lalu Dusun Pugeran (44 Jiwa) di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan. Dan Dusun Trayem (53 Jiwa) di Gedung Balai Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan,  Jumlah pengungsi dari Desa Krinjing sebanyak 121 Jiwa.

Kemudian dari Desa Ngargomulyo berasal dari 3 dusun juga. Yakni Dusun Gemer (47 Jiwa), Dusun Ngandong (21 Jiwa), dan Dusun Karanganyar (15 Jiwa). Mereka semua berada di Gedung TEA Desa Tamanagung Kecamatan Muntilan. Jumlah pengungsi dari Desa Ngargomulyo sebanyak 83 Jiwa.

Untuk dari Desa Keningar ada dari dua dusun. Yakni Dusun Banaran (20 Jiwa) di SDN 1 Ngrajek, Kecamatan Mungkid; dan Dusun Banaran& Gondangrejo (35 Jiwa) di Rumah Bpk Kades Ngrajek. Jumlah pengungsi dari Desa Keningar sebanyak 55 Jiwa

Terus, lanjut Edy Desa Paten yakni dari Dusun Babadan I (246 Jiwa). Mereka berada di TEA Desa Banyurojo Kecamatan Mertoyudan.

“Dan Kamis siang ini dari Dusun Babadan 2 Desa Paten untuk warga kelompok rentan juga mengungsi kembali berjumlah 102 jiwa. Mereka menempati titik pengungsian di TEA Balai Desa Mertoyudan Kecamatan Mertoyudan,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: