IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Sistem Keterbukaan Publik Jadi Acuan Kinerja Panwascam

BNews–MAGELANG– Guna meningkatkan kapasitas kelembagaan dan pengawasan para komisioner Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) diadakan Bimtek di Hotel Puri Asri Magelang (21-22/1). Hal ini guna menuntut mereka senantiasa melakukan keterbukaan informasi.

Salah satu pemateri yakni Sumali Ibnu Chamid, Komisioner Panwaskab Wonosobo sekaligus wartawan Jawa Pos menerangkan, sebab menjalankan keterbukaan informasi sama halnya dengan membuka diri terhadap masyarakat.”Informasi pengawasan menjadi hak warga dan harus dipaparkan secara transparatif,”katanya.



Sesuai UU No 14 tahun 2008 menyebutkan bahwa memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia. “Hal ini menjadi salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk penyelenggaraan negara yang baik”,imbuhnya.

“Semua yang ada disini sudah bergabung menjadi Bawaslu dan Panwas dimana keduanya merupakan badan publik yang dibiayai oleh negara, sehingga wajib memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat, kaitannya dengan pelaksanaan kinerja pengawasan,”tegas Ale sapaan akrabnya.

Dijelaskan bahwa menyajikan informasi publik kepada masyarakat melalui berbagai media zaman sekarang tidak hanya buah pencitraan saja.”Intinya dimana masyarakat dapat mengetahui kinerja panwas,dimana kinerja panwas akan banyak melibatkan peran serta masyarakat dalam pengawasan pemilu demokratis ini,”jelasnya.



Loading...


“Selain hal itu tentunya ini menjadi semua hal yang penting dimana lembaga pengawasan dapat mendorong tingkat partisipasi masyarakat, baik dalam pengawasan maupun menggunakan hak pilihnya pada pemilihan kepala daerah (Pilkada), pemilihan gubernur (Pilgub), pemilihan legislatif (Pileg), hingga pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang,”paparnya.




“Kita akan maksimalkan segala upaya ini melalui media yang mudah diakses masyarakat jaman sekarang yakni sosial media, diharapkan semua pihak khususnya lembaga pengawasan akan menggunakan media sosial ini untuk memberikan informasi publik dan informasi ke masyarakat,”tandasnya.

Sementara itu ketua Panwaskab Magelang selaku penyelenggara M.Habib,S menambahkan kurang dari sebulan pasangan calon (paslon) Pilkada di daerah setempat akan ditetapkan. “Tugas yang berat menanti para anggota Panwascam di Kabupaten Magelang untuk menciptakan kontestasi politik ini berjalan penuh kualitas dan bijak,”katanya.




Kordiv Penindakan Pelanggaran Panwaskab Magelang Fauzan menjelaskan untuk di sosial media nanti juga akan ada pengawasan.”Akun-akun khusus untuk berkampanye atau tim sukses harus terdaftar di KPU, namun hingga saat ini nama-nama akun tersebut kita belum menerimanya,”pungkasnya.(bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: