Ibu Muda di Muntilan ini Nekat Gantung Diri Di Kamarnya

BNews—MUNTILAN— Seorang ibu muda nekat gantung diri dalam kamar rumah kontrakannya. Korban dengan inisia FRD, 23 warga Dusun Kleben Desa Tanjung Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang diketahui tetangga korba sekitar pukul 09.45 wib pagi tadi (30/8).

 

Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto melalui Waka Polsek Iptu Hartoyo menjelaskan bahwa korban diketahui gantung diri setelah salah satu tetangga korban Futriyah, 31 menengok dari candela kamar korban karena mendengan suara anak menangis. Menurut penggalian keterangan saksi oleh petugas Polsek Muntilan Polres Magelang, korban sebelumnya sekitar pukul 08.30 wib sempat berjalan melalui depan rumah saksi dan sempat disapa oleh saksi.

 

“Saat saksi tersebut bertanya kepada korban kenapa mukanya kelihatan pucat, dan korban menjawab dengan singkat yakni “Stres”,” terang Iptu Hartoyo.

 

Saat itu saksi tidak berpikir apa-apa, namun tidak berselang lama saksi mendengar suara anak korban menangis dan tidak berhenti-henti. “Saksi tersebut langsung menengok kamar korban melalui candela kamar. Saksi menceritakan bahwa melihat anak korban menangis sambil berguling-guling dan melihat korban berada di belakang pintu kamarnya,” paparnya.

 

Saksi mengira korban sedang bermain petak umpet dengan anaknya, namun saksi ketika melihat muka korban tidak bergerak serta dari mulut dan hidung korban keluar cairkan. “Karena saksi merasa takut langsung memanggil tetangga lainnya yakni Rahmad untuk memastikan keadaan korban,” jelasnya.

 

Setelah diketahui kondisi korban dari candela oleh kedua saksi tersebut, mereka berteriak memangil warga lain untuk meminta bantuan. “Saksi bersama warga langsung masuk kerumah dan menuju kamar korban, disana didapati korban sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri menggunakan tali tambang berwarna biru,” terangnya.

 

Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke Polsek Muntilan Polres Magelang. “Petugas langsung mendatangi TKP untuk melakukan oleh tempat kejadi,” tegasnya.

 

Dari hasil dari olah TKP kanit Reskrim polsek Muntilan Iptu Bunyamin mengatakan  korban gantung diri dengan menggunakan tali tambang warna biru yang  diikatkan pada kuda – kuda rumah, adapun Jarak kuda  kuda rumah dengan simpul leher 130 cm, jarak kuda – kuda dengan tanah 235 cm, jarak simpul tali dileher  dengan tanah 116 cm. Posisi kaki korban bersimpuh di tanah, tangan menggengam  dan didekat korban ditemukan kursi kecil ( dingklik ) yang diduda digunakan untuk memanjat saat memasang tali. “Korban menggunakan pakai warna orange lengan panjang, celana jean warna hitam, celana dalam krem, tinggi badan 150 cm,” ungkapnya.

 

Petugas Kepolisian bersama team medis Puskesmas 1 Muntilan untuk memeriksa jenasah korban. Dari hasil pemeriksaan medis korban meninggal murni karena bunuh diri dengan cara gantung diri dengan kondisi korban lidah menjulur, hidung dan mulut mengeluarkan cairan, kemaluan korban mengeluarkan air seni serta terdapat luka jeratan pada leher sepanjang kurang lebih 15 cm.

 

Setelah selesai diperiksa dan diputuskan bahwa korban murni gantung diri, jenasah korban diserahkan ke pihak keluarga. Selanjutnya jenasah akan dimakamkan sambil menunggu kedatangan orang tuanya dari Jawa Timur. (bsn)

 

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: