Segera Dimulai Pembangunan Gedung 15 Lantai Untuk Mall dan Hotel di Kota Magelang

BNews–KOTA MAGELANG– Calon gedung tertinggi di Kota Magelang akan segera teralisasikan. Hal ini setelah pihak Pemkota Magelang menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Grha Karya Investama (21/7/2020).

Perjanjian tersebut terkait kerja sama bangun guna serah untuk pemanfaatan tanah gedung eks Magelang Theater (MT) di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Ini sekaligus tanda segera dimulainya pembangunan gedung berlantai 15 itu.

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengaku, sangat berterima kasih kepada PT Grha Karya Investama yang akhirnya menandatangani perjanjian kerja sama ini. Karena ini hari terakhir batas waktu yang telah ditentukan ini. Karena sebelumnya, proses cukup panjang telah dilalui.

“Ini hari terakhir batas waktu untuk kita tanda tangan kerja sama. Entah seperti apa kalau tidak jadi. Maka, kami sangat berterima kasih. Apalagi, di situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, jadi kami sangat bersyukur bisa menjalin kerja sama ini,” katanya.

Ia pun mengaku lega dengan komitmen investor yang akhirnya siap membangun gedung di atas lahan eks gedung MT. Pihaknya pun siap membantu investor terkait perijinan, termasuk dukungan dari Forpimda dijamin akan ada.

“Soal izin sudah menjadi kewajiban kita untuk bantu. Saya rasa Forpimda juga akan support, akan dampingi proses pembangunannya. Tolong tidak dalam waktu lama sudah ada action, meski di tengah pandemi. Jangan ada keragu-raguan untuk memulai pembangunan,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Grha Karya Investama, Ivan Indrawan Chandra mengatakan, pihaknya merasa bangga dapat menerima proyek ini. Karena proyek ini bernilai investasi yang ditaksir berkisar Rp 200 miliar ini.

“Kita yang umumnya bergerak di wisata dan sarananya memang salah satu yang terkena dampak Covid-19. Tapi kami bangkit dan penuh semangat, maka kita berani menandatangani perjanjian ini,” ujarnya.

DOWNLOAD MUSIK (KLIK DISINI)

Dia menuturkan, pihaknya tertarik menanamkan investasi ini karena melihat prospek bisnis di Magelang sangat bagus. Apalagi, sudah ada perencanaan jalan tol Bawen-Jogja dan pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

“Perencanaan sudah kita lakukan. Sekarang kita penuhi dulu perijinannya. Rencana tahun depan kita mulai pembangunan dan selesai untuk tahap pertama tahun 2022 dari rencana dua tahap. Mohon Pemkot Magelang bisa bantu untuk proses perijinannya bisa lebih cepat selesai,” ujarnya.

Menurutnya, gedung pencakar langit ini rencana berupa mal, pusat kuliner, hotel, fasilitas MICE, bioskop, dan mal pelayanan publik.  Adapun mal pelayanan publik akan sepenuhnya diserahkan kepada Pemkot Magelang sebagai pengelola.

“Kita serahkan satu lantai khusus ke Pemkot Magelang. Rencana untuk mal pelayanan publik. Jadi, satu kawasan ini akan komplet dari mal, hotel, pelayanan, publik, pusat kuliner, hingga hiburan. Sedangkan hotel akan menempati lantai 8-15,” pungkansya. (*/her)

1 Comment
  1. Muh. Taufik says

    saya sebagai arkeolog sangat prihatin dengan rencana pemkot tersebut krn kawasan tsb adalah kawasan kota lama Magelang yg penuh dengan bangunan2 cagar budaya, harusnya kawasan tsb dipertshankan seagai kebanggaan kota Magelang, dusana ada tandon air yg menjadi ciri kota Magelang, ada gedung/kantor capil yg punya nilai sejarah tinggi ttg pendidikan di kota magelsng. harusnya wali kota itu sebelum menandatangani kerja sama itu minta pendapat dl pd ahli tata kota dan penggiat budaya. Bagaimana dng kajian Amdalnya sdh ada belum ? kalau mau bangun yg setinggi itu mbo ya di tempat lain yg tdk mengganggu cagar budaya. jadi wali kota itu harusnya bijak dikit lah gak waton.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: