Semrawut Pasar Muntilan, Pedagang Minta Dinas Lakukan Penertiban

BNews—MUNGKID— Polemik antara pedagang dan petugas parkir di Pasar Umum Muntilan terus berlanjut. Perkumpulan Pedagang Pasar Umum Muntilan (P3UM), mengaku telah melayangkan surat kepada Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang, beberapa waktu lalu.

Surat tersebut berisi tentang penataan pedagang dan persoalan parkir di Pasar Muntilan. Dalam surat tersebut disampaikan bahwa kondisi pasar tradisional itu terlihat semrawut sehingga tidak kondusif untuk aktivitas berdagang.

Ketua P3UM Untung Iskandar memberi contoh, kondisi yang dikeluhkan diantaranya tidak tertibnya sebagian pedagang lesehan dan los yang saat ini menempati lahan bukan semestinya. Kemudian keberadaan roda dua yang masuk hingga parkir di area perdagangan lantai 1 dan 2.

”Mengingat, sebentar lagi akan tiba Hari Raya Idul Fitri juga bulan Adipura. Maka, dengan surat ini, kami berharap adanya tindakan penataan atau penertiban,” tutur Untung.

Dalam surat tersebut, pihaknya juga meminta para pedagang yang menempati Jalan Klangon, Pandansari dan Plaza Muntilan agar mentaati kesepakatan.

Yakni kembali masuk ke dalam pasar mulai pagi hingga sore. Sehingga bila tertib, akses lalu lintas jalan Klangon lancar dan plaza bersih dari kegiatan perdagangan. Serta agar menghindari kecemburuan pedagang lainnya.

Ketiga, kendaraan yang parkir di dalam pasar pada lantai 1 dan 2 untuk dilakukan penataan. Dan menempati lokasi area parkir di lantas dasar yang telah disediakan. Sehingga tidak ada kendaraan parkir dalam pasar.

”Keempat, penertiban loading dock itu khusus untuk bongkar muat barang, bukan untuk parkir kendaraan,” ucap Untung.

TANGGAPAN DINAS

Kepala Diseperindagkop dan UMKM Kabupaten Magelang, Basirul Hakim membenarkan pedagang yang mengatasnamakan P3UM melayangkan surat kepada dirinya. ”Ya, benar ada surat permintaan tersebut masuk ke kami,” katanya saat dikonfirmasi Borobudur News, (20/2).

Basirul mengungkapkan, sebenarnya sebelum ada surat tersebut pihaknya juga sudah merapatkan untuk mencari bagaimana langkah-langkah ke depan. ”Hal tersebut supaya lebih baik tentunya,” imbuhnya.

Terkait permintaan penertiban, ia menyampaikan sedang dalam proses. Saat ini, pihaknya terus melakukan tahap koordinasi dan komunikasi.

”Kami juga lakukan langkah langkah pendekatan kepada para pedagang. InsyaAllah akan kita lakukan semampu kami,” pungkasnya. (bsn/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: