Soal Maklumat Kapolri, Polri : Kebebasan Pers Tetap Dilindungi

BNews—NASIONAL— Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Argo Yuwono meyakinkan bahwa Maklumat Kapolri Nomor 1 Tahun 2021 bukan dan tidak akan menjadi ancaman bagi insan pers maupun media.

Argo menegaskan, Maklumat Kapolri  Nomor : Mak/1/I/2021 tentang Kepatuhan Terhadap Larangan Kegiatan, Penggunaan Simbol Dan Atribut Serta Penghentian Kegiatan Front Pembela Islam (FPI) tidak ditujukan untuk produk-produk jurnalistik di media massa.

”Dalam Maklumat Kapolri tersebut di poin 2d tidak menyinggung media. Sepanjang memenuhi kode etik jurnalistik, media dan penerbitan pers tidak perlu risau karena dilindungi UU Pers. Kebebasan berpendapat tetap mendapat jaminan konstitusional,” katanya, belum lama ini.

Dia menjelaskan bahwa kebebasan pers telah dilindungi oleh Undang-Undang Pers. Bahkan Polri telah memiliki perjanjian kerja sama (MoU) dengan Dewan Pers.

”Polri selama ini menjadi institusi yang aktif mendukung kebebasan pers. MoU dengan Dewan Pers menjadi komitmen Polri untuk tetap mendukung kerja teman-teman pers supaya bekerja sesuai dengan undang-undang,” jelas dia.

Argo menyebut bahwa Pasal 2d Maklumat Kapolri yang di persoalkan adalah bila konten yang diproduksi dan disebarluaskan bertentangan dengan UUD 1945 dan Pancasila.  Seperti mengandung unsur berita bohong atau hoax, SARA, mengadu domba, bernada perpecahan, provokatif, hingga mengakibatkan gangguan kamtibmas.

“Bila mengandung hal tersebut, tentunya tak diperbolehkan. Maka negara harus hadir untuk melakukan penindakan dan pencegahan,” ujar dia.

”Selama konten yang diproduksi dan penyebarannya tidak bertentangan dengan sendi-sendi berbangsa dan bernegara, dapat dibenarkan. Mengakses, mengunggah, menyebar kembali yang dilarang atau pun yang ada tindak pidananya, dapat dikenakan UU ITE,” tutupnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: