Teater Layung Gebrakan Seni Anak anak Muda Magelang

BNews–KOTA MAGELANG--Komunitas teater yang tergabung dalam Gubuk Kebon memberikan penampilan memukau (25/1/2020). Mereka menggelar pertunjukan seni teater bertajuk “Layung” di Gedung laboratorium teater SMK 17 Magelang, Sabtu sore (25/1/2020).

Mereka memberikan pementasan dua sesi yang dimulai pukul 14.30 WIB dan sesi II pukul 19.30WIB. Para pengunjung cukup membayar HTM Rp 10 ribu pesan online dan pembelian on the spot Rp 15 ribu. Dan kali ini banyak penonton berasal dari beberapa lapisan masyarakat.

Menurut pembuat karya sekaligus sutradara, “Gepeng” Nugroho mengatakan pertunjukan ini adalah agenda dari salah satu komunitas seni teater di Gubuk Kebon.  “Gubuk Kebon sendiri merupakan kumpulan beberapa kesenian yang ada di Kota/Kabupaten Magelang. Bermarkas di Dusun Dawung Banjarnegoro Magelang,” katanya.

“Perlu di garis bawahi, kesenian itu bukan hanya musik dan tari. Ada juga pertunjukan teater,” imbuhnya.

Ia menambahkan, alasan diadakan di laboratorium teater SMK 17 Magelang, karena belum ada Gedung kesenian di Kota/Kabupaten Magelang. “Ya teater itu beda dengan kesenian lain. Teater membutuhkan stage khusus dengan berbagai macam peralatan termasuk setting lighting dan tentu saja membutuhkan tempat khusus,” paparnya

Dalam pementasan ini, diangkat tema kritik sosial mengenai perubahan zaman dan berbagai masalah masyarakat. “Ada adegan mengenai orang lanjut usia yang merasa terbuang,  karena dimasukkan ke panti jompo,” terang Nugroho.

Ia menjelaskan lebih dalam mengenai adegan yaitu lansia yang protes dengan kondisi sekarang, dan tidak mau dianggap menjadi orang tua tidak berdaya. “Ada juga mengenai adegan pengemis memperebutkan hasil kerjanya bahkan ada mengenai aktivitas PSK,” ungkap Gepeng.

Loading...

Dari pertunjukan ini, Nugroho berharap aktivitas kesenian di Magelang bisa lebih diperhitungkan. “Bukan hanya suport saja tapi juga menyediakan ruang pertunjukan yang representarif,” pungkasnya. (cr1/bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: