800 Santri Berebut Beasiswa Jateng 2026, Gus Yasin Tegas: Tidak Ada Jalur Titipan!
- calendar_month 5 menit yang lalu

Taj Yasin Tegaskan Seleksi Beasiswa Santri Terbuka, Jangan Berharap Titip-Titipan!
BNews–JATENG – Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren 2026 yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini memasuki tahapan seleksi. Pemerintah memastikan proses seleksi akan dilakukan secara ketat, transparan, dan melibatkan berbagai unsur agar program tersebut tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menghadiri acara Andalusia Bershalawat di Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Lelet, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jumat (19/6/2026).
Menurutnya, proses seleksi tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga melibatkan kalangan ulama, pengelola pondok pesantren, hingga akademisi. Bahkan, salah satu tahapan seleksi akan menguji kemampuan peserta dalam membaca kitab kuning sebagai bagian dari penilaian kompetensi keagamaan.
“Jadi jangan berharap nanti nitip Pak Yasin supaya bisa lolos ya. Kami ingin terbuka,” ucap dia.
Pendaftar Beasiswa Santri Jateng Tembus 800 Orang
Taj Yasin mengungkapkan, minat santri terhadap program beasiswa tersebut sangat tinggi. Hingga saat ini, lebih dari 800 santri telah mendaftarkan diri melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya antusiasme kalangan pesantren terhadap kesempatan melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Jadwal Seleksi Beasiswa Santri 2026
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran program beasiswa santri untuk tujuan luar negeri telah ditutup pada 13 Juni 2026. Saat ini proses seleksi tengah berlangsung dan dijadwalkan berakhir pada 4 Juli 2026.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Sementara itu, pendaftaran program beasiswa jenjang S1 dalam negeri masih dibuka hingga 10 Juli 2026. Adapun tahapan seleksi akan dilaksanakan mulai 13 Juli hingga 1 Agustus 2026.
Tingkatkan Kualitas SDM Pesantren
Taj Yasin menegaskan, program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di lingkungan pesantren.
Program tersebut diharapkan mampu membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi para santri dan pengasuh pesantren, sehingga dapat melahirkan generasi yang unggul baik dalam bidang akademik maupun keagamaan.
Serahkan Bisyaroh untuk Santri Penghafal Al-Qur’an
Dalam kesempatan yang sama, Taj Yasin juga menyerahkan tali asih atau bisyaroh kepada 18 santri penghafal Al-Qur’an dari Pondok Pesantren At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia Lelet.
Pemberian bisyaroh tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kepada para santri yang telah menghafalkan Al-Qur’an di berbagai pondok pesantren di Jawa Tengah.
Melalui program beasiswa dan penghargaan kepada para hafiz Al-Qur’an, Pemprov Jawa Tengah berharap dapat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan pesantren sekaligus memperkuat peran santri dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar