Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Gunung Merbabu Kini Punya Shelter Darurat Canggih, Dilengkapi CCTV, WiFi dan Tenaga Surya

Gunung Merbabu Kini Punya Shelter Darurat Canggih, Dilengkapi CCTV, WiFi dan Tenaga Surya

  • calendar_month Sel, 16 Jun 2026

BNews-MAGELANG – Taman Nasional (TN) Gunung Merbabu resmi mengoperasikan Shelter Emergency berbasis teknologi di Pos 3 Jalur Pendakian Suwanting, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Fasilitas yang mulai beroperasi pada Jumat (12/6/2026) tersebut dihadirkan untuk memperkuat sistem keselamatan pendaki sekaligus mendukung target zero accident di kawasan Gunung Merbabu.

Shelter darurat tersebut berada di ketinggian 2.738 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan merupakan hasil kolaborasi antara Balai TN Gunung Merbabu, Arei Outdoor Gear, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Suwanting Indah.

Pembangunan fasilitas dilakukan pada 29 Mei hingga 10 Juni 2026 melalui skema cost sharing sebelum akhirnya diserahterimakan dan diresmikan untuk digunakan oleh para pendaki.

Keberadaan Shelter Emergency ini diharapkan menjadi solusi awal dalam penanganan kondisi darurat yang kerap terjadi di jalur pendakian, seperti cuaca ekstrem, hipotermia, tersesat, hingga kecelakaan saat mendaki.

Selain berfungsi sebagai tempat perlindungan sementara, shelter tersebut juga menjadi titik evakuasi awal sebelum pendaki mendapatkan penanganan lebih lanjut dari petugas.

Dilengkapi CCTV, Wi-Fi hingga Tenaga Surya

Berbeda dengan shelter darurat pada umumnya, fasilitas ini telah dilengkapi berbagai teknologi pendukung keselamatan.

Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain panel listrik tenaga surya, kamera pengawas (CCTV), jaringan internet (Wi-Fi), perangkat komunikasi radio (RIG), serta sistem penangkal petir.

Keberadaan CCTV juga memungkinkan petugas memantau kondisi cuaca dan aktivitas pendakian secara real time, sehingga dapat mempercepat respons apabila terjadi kondisi darurat di jalur pendakian.

Kepala Balai TN Gunung Merbabu, Dr. Anggit Haryoso, S.Hut., M.Si., mengatakan pembangunan shelter tersebut merupakan bagian dari penguatan sistem mitigasi risiko di kawasan konservasi Gunung Merbabu.

“Pembangunan shelter emergency ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Kementerian Kehutanan dalam mewujudkan program Zero Accident di kawasan Taman Nasional. Ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara TN Gunung Merbabu, Arei Outdoor Gear, dan KTH Suwanting Indah. Kami berharap fasilitas ini dapat meningkatkan keselamatan pendaki sekaligus menjadi momentum untuk menciptakan pendakian yang lebih aman, nyaman, dan bertanggung jawab,” tuturnya.

Pendaki Diminta Menjaga Fasilitas dan Lingkungan

Anggit juga mengingatkan seluruh pendaki agar turut menjaga fasilitas yang telah disediakan sehingga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Kami mengimbau para pendaki untuk menggunakan fasilitas ini dengan bijak, tidak merusak, tidak melakukan vandalisme, serta menjaga kebersihan lingkungan. Mari bersama-sama menjaga kawasan ini dan meninggalkan jejak kebaikan, bukan sampah,” tambahnya.

Sementara itu, Head of Marketing Communication Arei Outdoor Gear, Nashiruddin Muhammad, menyampaikan bahwa pembangunan shelter darurat tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan aktivitas pendakian di Jalur Suwanting Gunung Merbabu.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Fasilitas ini kami hadirkan sebagai bentuk kontribusi terhadap keselamatan pendaki. Bukan karena kami mengharapkan keadan darurat terjadi, namun karena kami peduli ketika hal itu terjadi. Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat dalam pembangunannya; semoga langkah kecil ini membawa manfaat besar di lapangan, hari ini dan masa yang akan datang,” ujarnya.

Bentuk Kolaborasi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat

Kepala Dusun Suwanting, Sutopo, menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pembangunan shelter tersebut merupakan bagian; dari kolaborasi pengelolaan kawasan konservasi berbasis masyarakat.

“Kami mendukung penuh upaya peningkatan keselamatan pendaki. Ini juga menjadi bentuk peran aktif masyarakat dalam menjaga dan mengelola kawasan Gunung Merbabu secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Dengan beroperasinya Shelter Emergency berbasis teknologi ini, TN Gunung Merbabu semakin memperkuat sistem keselamatan pendakian; sekaligus mendorong budaya pendakian yang lebih aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Ke depan, fasilitas tersebut akan dikelola sebagai Barang Milik Negara (BMN) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. (bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less