Teriak Teriak Saat Main Game, Pemuda di Semarang Tewas Dikeroyok

BNews–JATENG– Nasib naas dialami oleh seorang pemuda yang tewas dikeroyok oleh empat pamabuk. Pengeroyokan tersebut terjadi pada Rabu lalu (11/8/2021).

Lokasinya di depan salah satu perusahaan tekstil di Jalan Raya Pringapus-Candirejo, Kecamatan Pringapus.

Seteleh ditelusuri, masalahnya hanya sepele, yakni para tersangka kaget dengan teriakan korban saat bermain game.

Bermula ketika tersangka Parsono, 27, Isfalana, 21, Viki Tegas, 21, Ahmad Rizal, 21, menggelar pesta minuman keras jenis tuak di lokasi kejadian.

Tak berapa lama, datang Hengky 24, warga Wonoyoso, bersama kedua rekannya. Mereka bermain game di lokasi yang tak jauh dari para tersangka. Hanya berjarak sekitar 10 meter.

Tiba-tiba, korban berteriak Hah. Diduga karena korban kalah saat bermain game. Usai berteriak, Parsono langsung mendatangi Hengky dan menendang dagunya dengan kaki kanan hingga tersungkur.

“Rekan-rekan korban berusaha menolong tapi malah dikeroyok,” jelas Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo, Selasa (17/8/2021).

Korban dikeroyok hingga tak sadarkan diri. Kemudian korban dilarikan ke Puskesmas Pringapus dan dirujuk ke RS Ken Saras.

Namun sayang, nyawanya tak selamat. Hasil otopsi, korban mengalami luka di kepala bagian belakang hingga menyebabkan pendarahan di bagian selaput otak.

Kejadian ini membuat polisi meningkatkan razia minuman keras. “Tentu tidak hanya yang mengonsumsi saja (yang ditertibkan). Penjual minuman keras pun juga,” tandasnya.

Keempat tersangka diancam hukuman 12 tahun pejara. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: