Terungkap, Ini Penyebab Tingginya Kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang

BNews—MUNGKID— Angka kasus Covid-19 di Kabupaten Magelang terus mengalami peningkatan signifikan. Kedisplinan mentaati protokol kesehatan jadi salah satu faktor pemicu ledakan kasus.

Kamarin (28/9/2020) terdapat tambahan 34 pasien baru Covid-19 di Kabupaten Magelang. Lonjakan tertinggi kedua setelah dalam sehari pernah rekor penambahan 52 kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang Nanda Cahyadi Pribadi, mengatakan tingginya kasus akibat kontak erat pasien. Juga adanya migrasi warga.

Selain itu, kata Nanda, dikarenakan swab masif hasil tracing kontak erat. Kemudian swab masal kepada perempuan hamil, lansia dan, anak-anak.

34 pasien positif baru ini tersebar di 11 Kecamatan di Kabupaten Magelang. Terbanyak dari Kecamatan Mertoyudan dan dan Salam, yang sama-sama terdapat tujuh pasien positif covid baru.

Selanjutnya, kata Nanda terbanyak berikutnya dari Kecamatan Secang sebanyak enam orang kali ini tambahannya. Kemudian empat orang pasien positif baru dari Tegalrejo, Salaman tiga orang, Grabag dua orang.

“Ada juga masing-masing satu pasien positif baru dari Sawangan, Mungkid, Muntilan, Tempuran, dan Ngluwar,” imbuhnya.

Loading...

Namun demikian, lanjutnya terdapat juga 22 pasien positif covid-19 dinyatakan sembuh hari ini. “Terbanyak sembuh dari Candimulyo sebanyak enam orang, lalu empat orang dari Muntilan, tiga orang dari Salam, dua orang dari Pakis. Dan masing-masing satu orang dari Borobudur, Srumbung dan Bandongan,” paparnya.

Nanda juga melaporkan terdapat satu pasien positif covid-19 dilaporkan meninggal dunia. “Untuk pasien positif yang meninggal ini dari Kecamatan Tempuran. Dan sudah dimakamkan sesuai protokol kesehatan,” ujarnya.

”Dengan data itu, maka pasien positif Covid-19 yang masih dirawat maupun isolasi mandiri saat ini berjumlah 128 orang. Data itu dari sembelumnya berjumlah 117 pasien ditambah 34 baru, sembuh 22 orang dan meninggal dunia satu orang,” ungkapnya.

Sementara jumlah kasus meninggal, lanjut Nanda, hingga hari ini berjumlah 77 kasus. ”Dengan keterangan meninggal dunia dalam status PDP sebanyak 62 orang dan status positif berjumlah 15 orang,” pungkasnya. 

Nanda menyampaikan dengan meningkatnya kasus Covid-19 tersebut, pihaknya minta kepada masyarakat agar menaati Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Perbup Magelang Nomor 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan, antara lain melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, jaga jarak minimal satu meter dan menghindari kerumunan.

“Selain itu, mengonsumsi makanan bergizi, olahraga yang cukup, dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh,” katanya lagi. (her/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: