Tiga Hari Hujan Petani Tembakau Kesulitan

BNews–MUNGKID— Hujan terjadi beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Magelang dan sekitarnya. Hal ini tentunya membuat kaget dan khawatir para petani dan  pengusaha tembakau di Magelang pasalnya saat ini memasuki musim panen dan menjemur tembakau.

 

Kabid Tanaman Pangan dan Holtikultura, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang Eko Widi menerangkan bahwa hujan beberapa hari ini belum bisa dijadikan acuan bahwa telah memasuki musim hujan. “Hujan 3 hari  kemarin belum dapat kita gunakan sebagai patokan datangnya musim hujan, tetapi msih kita tunggu jumlah hari hujan selama satu bulan,”katanya saat ditemui dikantornya (27/9).

 

“ Nanti kita lihat jumlah hari ada durasi hujannya bulan ini baru bisa dipastikan musim hujan telah tiba dengan intensitas hujan yang telah stabil,” imbuhnya.

 

“ Saya juga khawatir khususnya bagi para petani tembakau karena dampak dari hujan beberapa hari terakhir ini akan membuat para petani tembakau mempercepat panennya seperti tahun 2011 yang lalu dimana hujan baru turun tiga hari berturut-turu para petnai sudah menyemai tembakaunya padahal musim hujan belum dipastikan,” paparnya.

Salah satu petani tembakau di Desa Deyangan Mertoyudan Fauzan Muanaz menjelaskan cuaca seperti ini membuat para petani tembakau  kesulitan menjemur tembakau.”Mau tidak mau sekarang kalau menjemur tembakau harus ditungguin jika cuaca tiba-tiba mendung dan ada tanda-tanda hujan langsung kita angkat,” katanya.

“Masih banyak tanaman tembakau yang belum siap panen takutnya jika musim hujan datang pasti petani akan merugi, dan harga tembakau saat ini mencapai Rp 65 hingga Rp 70 ribu per kilonya,” pungkasnya. (bsn)

 

Klik : Terapkan Sistem Tumpang Sari Petani Tembakau Panen Dini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: