Timbulkan Kerumunan Massa, Aksi Tolak Habib Rizieq di Magelang Dibubarkan Polisi

BNews—MAGELANG—Aksi  tolak provokasi Habib Rizieq Shihab di Magelang, Sabtu (28/11/2020) dibubarkan personel polisi. Jajaran Polres Magelang membubarkan aksi damai tersebut karena menimbulkan kerumunan massa yang berpotensi menyebarkan Covid-19.

Aksi tersebut dilakukan oleh sejumlah massa yang tergabung dalam Patriot Garuda Nusantara (PGN). Mereka menyampaikan pernyataan sikap di area simpang tiga Artos Mall, Mertoyudan, Magelang.

”Betul (dibubarkan), karena kegiatan hari ini tidak sesuai dengan protokoler kesehatan. Sekali lagi bahwa Magelang untuk peningkatan Covid-19 cukup tinggi, jadi untuk keselamatan kita bersama, demi kesehatan semuanya, berkerumun itu tidak boleh, makanya kami bubarkan,” jelas Kabag Ops Polres Magelang Komisaris Polisi Maryadi, usai kegiatan. Dikutip dari Tagar.id.

Dia menjelaskan, sebelum berlangsung aksi, pihak panitia telah mengirimkan surat pemberitahuan ke Polres Magelang. Sementara itu, pihak Polres telah memberi arahan agar aksi tidak digelar.

”Pemberitahuan sudah ada, sudah diarahkan tapi tetap dilaksanakan. kami wajib membubarkan,” tegasnya.

Diketahui bahwa dalam aksi itu, massa menyuarakan tentang penolakan terhadap Habib Rizieq maupun FPI. Massa menganggap, kepulangan Rizieq dari Arab Saudi justru membuat situasi dan kondisi bangsa menjadi tidak kondusif.

Koordinator aksi, Abbet Nugroho mengatakan, PGN Magelang Raya menolak dengan tegas seluruh upaya provokasi yang dilakukan HRS, FPI, dan kelompoknya. Pihaknya juga menolak tegas konsep revolusi akhlak yang digaung-gaungkan HRS.

”Kami juga mengutuk keras segala ucapan hinaan dari HRS kepada pemerintah, terutama kepada aparat kepolisian dan TNI. Ini sudah nyata-nyata mereka melawan negara,” tutur Abbet.

Ia berpasan sekaligus menyerukan kepada seluruh masyarakat agar tidak perlu takut terhadap kelompok FPI ”PGN akan selalu bersama rakyat. Kita percayakan tanggung jawab keamanan kepada TNI-Polri, namun rakyat juga harus ikut berpartisipasi membantu tugas aparat keamanan dalam menjaga kondusifitas lingkungan,” pungkasnya.

Aksi yang sedianya akan dilaksanakan selama satu jam, akhirnya hanya berlangsung setengah jam. Massa pun mengikuti arahan polisi dan membubarkan diri dengan tertib. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: