Tingkatkan Produk Parekraf di Desa Wisata Kawasan Pariwisata Borobudur, BOB Gelar Pelatihan
- calendar_month Kam, 31 Agu 2023

Acara penutupan pelatihan dan pendampingan penguatan produk parekraf, di Agro Eduwisata Bukit GG, Salaman, Rabu (30/8/2023)
BNews—MAGELANG— Badan Otorita Borobudur (BOB) menggelar pelatihan dan pendampingan penguatan produk parekraf selama 16 hari di empat desa wisata. Yaitu Desa Wisata Sidoharjo, Cacaban Kidul, Kalirejo dan Menoreh.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan PT. Jana Dharma Indonesia ini bertujuan untuk meningkatkan produk parekraf di desa wisata penyangga Zona Otorita BOB. Peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah 80 orang dari ke-empat desa wisata penyangga tersebut.
”Kegiatan pelatihan dan pendampingan di masing-masing desa wisata ini berbeda. Ada yang produk kriya, ukir, kayu dan kuliner. Jadi bagaimana para peserta ini menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) sehingga menghasilkan produk yang lebih baik,” kata Direktur Utama, Badan Otorita Borobudur, Agustin Peranginangin usai acara penutupan pelatihan dan pendampingan, di Agro Eduwisata Bukit GG, Salaman, Kabupaten Magelang, Rabu (30/8/2023).
”Mereka menyusun sendiri SOP-nya. Fasilitator ini hanya memfasilitasi bukan mengajari. Jadi bagaimana proses teman-teman ini diformalkan menjadi sebuah SOP,” lanjutnya.
Agustin mengatakan bahwa tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi SDM pelaku usaha parekraf, guna menciptakan produk parekraf yang berdaya saing di kawasan pariwisata Borobudur.
Serta merupakan suatu sinergi dan implementasi pariwisata berbasis ekonomi kreatif, dimana seni, budaya, karakter daerah dan kerajinan khas daerah akan dioptimalkan menjadi suatu produk unggulan.
Diharapkan dari kegiatan pelatihan dan pendampingan penguatan produk parekraf di kawasan pariwisata Borobudur ini dapat meningkatkan ekosistem bisnis. Selain itu juga menjadikan UMKM naik kelas dan berdaya saing.
“Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta memiliki pengkayaan produk parekraf yang tertuang dalam katalog produk yang menarik, peningkatan kemampuan pemasaran baik offline maupun online. Sehingga mampu menggerakkan aktivitas perekonomian masyarakat di sekitar kawasan pariwisata Borobudur dalam rangka mendorong 4,4 juta lapangan pekerjaan sampai dengan tahun 2024,” harapnya. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7


Saat ini belum ada komentar