Truk Pelat AA Tabrak Pemotor di Tempel Sleman Hingga Tewas

BNews—JOGJAKARTA— Sebuah truk Isuzu AA 1528 PE yang dikemudikan WH, 45, terlibat kecelakaan maut dengan sepeda motor Honda Supra X AB 2876 DZ. Tepatnya di Jalan Magelang KM17,5 Jlegongan, Margorejo, Tempel, Sleman.

Pengendara motor WN, 50, warga Jati, Margorejo, Tempel, Sleman meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di RSUD Sleman. Kasus tersebut ditangani Satlantas Polres Sleman.

Kapolsek Tempel, Sleman, Kompol Riyanto mengatakan, kejadian berawal sepeda motor Supra X yang dikendarai WN berboncengan dengan KD, 69. Dan truk Isuzu yang dikemudikan WH, warga Bojonegoro, Temanggung, melaju beriringan dari arah selatan ke utara di Jalan Magelang pada Jumat, (27/8).

”Saat itu posisi truk berada di jalur kanan dan sepeda motor di jalur  kiri,” kata Riyanto, baru-baru ini.

Sampai di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor memotong jalan dari lajur kiri ke kanan. Karena mendadak itu pengemudi membunyikan klakson, namun karena jarak sudah terlalu dekat pengemudi truk tidak bisa mengendalika laju kendaraannya, sehingga menabrak sepeda motor tersebut.

”Pengendara dan pemboncengnya pun jatuh,” jelasnya.

Pengedara mengalami cidera kepada di bagian belakang, sedang pemboncengnya mengalami cidera kepala, lecet kaki kiri dan pendarahan di hidung. Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Sleman untuk mendapatkan perawatan. Sementara pengemudi truk tidak mengalami luka.

”Pengendara sepeda motor karena cidera kepalanya cukup berat meninggal di RSUD Sleman,” ungkapnya.

Kasus ini sekarang ditangani Satlantas Polres Sleman. Dan untuk penyelidikan lebih lanjut kendaraan yang terlibat kecelakaan, telah dibawa ke Polres Sleman.

Riyanto mengimbau untuk menekan jumlah laka lantas masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat berkendaraan serta mematuhi peraturan lalu lintas. Sebab kecelakaan biasanya diawali dari adanya pelanggaran. (ifa/han)

Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: