Viral…Kapolres Wonosobo Turun Langsung Makamkan Pasien Corona

BNews—WONOSOBO— Seorang pasien positif corona berusia 18 tahun dinyatakan meninggal dunia dan langsung dimakamkan di pemakaman umum Desa Pesodongan, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo. Kapolres Wonosobo, AKBP Fannky Ani Sugiharto terlibat langsung dalam prosesi pemakaman jenazah positif covid-19 tersebut.

”Benar, kemarin (14/4) sekitar pukul 10.30 WIB, Kapolres Wonosobo AKBP Fannky Ani Sugiharto bersama Kasat Intelkam AKP Muji Darmaji, Kapolsek Kaliwiro AKP Samsudin dan Kanit 4 Satintelkam Aiptu Zaid Suryono melaksanakan pemakaman jenazah FC,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna melalui pers rilis.

Dari informasi yang dihimpun, Kapolres Polres Wonosobo bersama jajaran ikut turun langsung memakamkan korban karena keterbatasan tenaga kesehatan dan APD. Proses pemakaman juga dijaga petugas kepolisian.

”Pasien perempuan 18 tahun dimakamkan di tempat pemakaman umum Desa Pesodongan, Kecamatan Kaliwiro, Kabupaten Wonosobo,” ungkap Iskandar.

Kedua orang tua korban berada di Tangerang dan bekerja di Jakarta. Pada akhir Maret 2020, korban dibawa ke Jakarta untuk perawatan. Namun, pada hari Senin, 13 April 2020, kondisi kesehatan pasien memburuk. Ia dibawa ke Wonosobo dari Tangerang menggunakan travel dan langsung dibawa ke RSUD Wonosobo.

”Pasien tiba di RSUD Wonosobo pada hari Selasa (14/4) sekitar pukul 05.30 WIB. Namun berselang 30 menit, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit,” terangnya.

Dalam  perjalanan dari Jakarta ke Wonosobo, ada empat orang yang menjalin kontak di kendaraan travel. Keempat orang itu kini menjalani karantina setelah dilacak Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonosobo.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik disini)

Jenazah pasien dibawa dengan menggunakan dua mobil jenazah. Personel Polres Wonosobo mengawal perjalanan dua mobil jenazah.

Iskandar mengungkapkan, prosesi pemakaman tidak mendapat penlakan dari warga. Sementara pemakaman dilaksanakan dengan tata cara pemakaman pasien Covid-19. Petugas yang melaksanakan pemakaman jenazah juga menggunakan pakaian APD lengkap.

”Alhamdulillah, dalam proses pemakaman tidak ada penolakan dari warga dan pemakaman dilaksanakan dengan aturan atau tata cara yang sesuai ketentuan. Selain itu, personel Wonosobo juga melaksanakan pengamanan jalannya pemakaman,” ungkapnya.

Terpisah, Polda Jateng mengapresiasi peran personel Polres Wonosobo. Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyampaikan apresiasi kepada personel Polres Wonosobo yang telah membantu proses pemakaman jenazah pasien Covid-19.

”Saya atas nama pribadi dan institusi Polri mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Wonosobo dan anggotanya. Dengan tulus ikhlas telah memakamkan jenazah korban Covid-19,” tutur Rycko.

Sementara dari data terbaru, terdapat 44 PDP di Wonosobo. Sebanyak tujuh orang telah sembuh, satu meninggal dan 36 orang masih dirawat.

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 ada empat orang. Satu di antaranya dinyatakan sembuh. Sementara tiga orang lainnya masih menjalani perawatan.

Sedangkan Orang Dalam Pantauan (ODP) ada 1.971 orang. Sebanyak 1.587 telah selesai pemantauan dan 384 masih dalam pemantauan. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: