IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Warga Perumahan di Mertoyudan Magelang Laporkan Pengembang

BNews—MAGELANG—Konflik PT Arum Mandiri Indonesia (AMI) selaku pengembang perumahan Citra Harmoni 3 Mertoyudan dengan konsumen terus berlanjut. Warga resmi melaporkan kasus ini ke polisi.

Rabu (16/9/2020) siang, warga didampingi penasihat hukum mendatangi Mako Polres Magelang. Tak tanggung tanggung ada  7 penasehat hukum.

Mereka R. Yoga Tri Handoko, SH, KRMT. Agung Budiharta, SH., M.Hum., CIL, Deden Fine Laksana, SH, Tri Suyud Nusanto, SH., M.H, Teddy Hendrawan, SH, Slamet Prayitno, SH dan Darmawan Febri Padmono, SH.

Kasus ini bermula ketika para penghuni Perum Citra Harmoni 3 menuntut kejelasan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang beberapa diantaranya belum di selesaikan oleh pengembang, PT AMI. Hingga mereka resmi melaporkan ke pihak kepolisian.

Adapun dalam pelaporan tersebut terdapat beberapa tuntutan warga yang dalam hal ini sebagai konsumen/pembeli Perum Citra Harmoni 3 :

1.Penyedian penerangan jalan umum;

2.Kejelasan tanah makam;

Loading...

3.Penyedian tempat sampah;

4.Air bersih dari PDAM atau sumur artesis sesuai dengan brosur

5.Kejelasan status musholah dan PSU lainnya.

Sementara permasalahan yang harus ditindak lanjuti antara lain :

1.Apa yang menjadi hak konsumen/pembeli wajib diberikan/dipenuhi oleh pengembang yakni PT. AMI sesuai dengan janji berdasarkan UKL-UPL terkait perluasan pembangunan perumahan Citra Harmoni 3 yang diajukan kepada pihak pemerintah;

2.Banyak terdapat sarana, prasarana dan unitilitas umum (PSU) yang tidak dipenuhi oleh pengembang yakni PT. AMI, sehingga ada dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh pengembang yakni PT. AMI; dan

3.Adapun tindak pidana sebagaimana pasal 378 KUHP dan/atau pasal 151 KUHP Nomor 1 tahun 2011 berkenaan dengan proses pembangunan perumahan dengan diberi nama Perum Citra Harmoni 3 d.a. Bondowoso, Mertoyudan, Kab. Magelang yang kelola oleh PT. AMI (Arum Mandiri Indonesia) selaku Direktur Dwi Indra Widiyanto dan SriMulyati.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Diberitakan sebelumnya bahwa puluhan massa yang bermukim di Perumahan Citra Harmoni 3 di Desa Bondowoso, Kecamatan Mertoyudan menggeruduk Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kabupaten Magelang, Jumat (26/6/2020).

Warga menuntut kejelasan soal fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang beberapa diantaranya belum diselesaikan oleh pengembang, PT AMI (Arum Mandiri Indonesia).

Salah satu warga perumahan setempat, Iwan Meliana, mengapresiasi DPRKP yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Pihaknya mengaku telah beberapa kali telah melayangkan keluhan ke pengembang soal kejelasan fasum dan fasos, utamanya air.

”Namun sampai saat ini belum ada kejelasan. Padahal informasi yang kami terima, pengembang sudah akan menyerahkan ke pemerintah,” ungap Iwan.

Sambung perwakilan warga lain, Tedi, pihak pengembang perumahan subsidi ini memiliki itikad kurang baik. Terkesan ’melempar’ tanggung jawab ke pihak lain.

Misalnya saja soal air. Pada perjanjiannya dahulu kepada warga, dijanjikan air PDAM. Namun, realisasinya hanya sumur bor. Padahal, air dianggap kebutuhan pokok paling vital.

Sementara itu, perwakilan pengembang PT AMI, Dwi Indra dan Sri Mulyati membenarkan jika dalam waktu dekat, perumahan yang dibangun tersebut akan dikembalikan ke Pemkab Magelang.

”Iya benar. Tapi ini masih proses. Belum selesai,” kata mereka membenarkan.

”Kami merasa, apa yang kewajiban kami baik soal fasum dan fasos sudah semuanya dipenuhi. Soal air, memang menggunakan sumur bor. Dan untuk saat ini, pengelolaannya diserahkan ke warga,” sanggahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas DPRKP Kabupaten Magelang Kunto Hendradata menuturkan bila pihaknya berperan sebagai fasilitator. Terkait beberapa permasalahan, Kunto berharap diselesaikan dengan musyawarah mufakat.

”Kami hanya memfasilitasi saja. Kami sudah dengar permasalahan ini dari perwakilan warga via surat maupun datang ke kantor sehingga agar permasalahan cepat selesai. Maka pertemuan hari ini kami adakan,” tuturnya.

Diketahui, pertemuan tersebut juga dihadiri dari perwakilan BTN Syariah Jogjakarta yang diwakili Aris dan Herti. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: