Wayangan OJK di Muntilan Sediakan Aneka Makanan dan Angkringan Gratis

BNews—MUNTILAN—Masyaratakat Kecamatan Muntilan dan sekitarnya bakal dihibur dengan Pagelaran Wayang Kulit di Lapangan Pemda (Pasturan) Muntilan, Sabtu malam, 16 Maret 2019.

EVENT: Dalang Warseno Slenk akan bawakan lakon Pandawa Kumpul di Pentas OJK di Lapangan Pasturan Muntilan (16/3)--(Foto--B+)

EVENT: Dalang Warseno Slenk akan bawakan lakon Pandawa Kumpul di Pentas OJK di Lapangan Pasturan Muntilan (16/3)--(Foto--B+)

BNews—MUNTILAN—Masyaratakat Kecamatan Muntilan dan sekitarnya bakal dihibur dengan Pagelaran Wayang Kulit di Lapangan Pemda (Pasturan) Muntilan, Sabtu malam, 16 Maret 2019. Aneka jajanan gratis juga disajikan bagi para penonton yang hadir mulai pukul 19.30 WIB.

Pentas wayang semalam suntuk ini selenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang. Tamu undangan yang hadir diantaranya dari Muspida Kabupaten Magelang, Muspika Kecamatan Muntilan, organisasi dan komunitas.

Acara nanti akan didahului dengan Sosialisasi dan Edukasi Keuangan Kabupaten Magelang 2019. Dilanjutkan dengan penyerahan tokoh wayang dari anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nusyirwan kepada dalang Ki Warseno Slenk.

”Pagelaran wayang kulit yang mengangkat lakon ’Pandawa Kumpul’ akan dipentaskan dalang terkenal Ki Warseno Slenk hingga lewat dini hari,” kata Koordinator lapangan pagelaran wayang, Fajar Shodiq Sabtu (16/3).

Sambil menunggu pentas wayang dimulai, masyarakat yang hadir disambut dengan sajian ragam kuliner yang tersedia di atas gerobag. Menu tersebut diantaranya angkringan, bakso, nasi goreng dan wedang ronde.

”Seluruh menu makanan bisa mengambil sepuasnya tanpa dipungut biaya,” ucap Shodiq.

Dalam pengenalan fungsinya, OJK akan melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan memberikan sosisalisi dan edukasi keuangan Kabupaten Magelang. Harapannya, masyarakat menjadi tahu dan semakin cerdas dalam hal sistem keuangan.


”Saya sangat mendukung agenda yang akan digelar nanti malam terutama dengan dibarengi sosialisasi keuangan. Semoga pagelaran seperti ini selalu dilanjutkan demi menjaga kelestarian budaya,” pungkas Taufiq Budi Santoso, warga Kecamatan Mungkid yang mengaku akan datang di acara tersebut. (magang1/han)

error: Content is protected !!