Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » 10 ASN Jawa Tengah Raih Beasiswa Bappenas untuk S2 dan S3, Perkuat Sistem Merit

10 ASN Jawa Tengah Raih Beasiswa Bappenas untuk S2 dan S3, Perkuat Sistem Merit

  • calendar_month 23 jam yang lalu

BNews—JATENG— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Salah satu bentuk kerja sama tersebut diwujudkan melalui peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) di bidang perencanaan pembangunan lewat program karyasiswa beasiswa cost sharing.

Asisten Administrasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto, mengatakan program beasiswa cost sharing baru pertama kali dilaksanakan oleh Kementerian PPN/Bappenas pada tahun ini.

Sebanyak 10 pegawai negeri sipil (PNS) bidang perencanaan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil lolos seleksi dan berhak menerima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan jenjang magister (S2) maupun doktor (S3).

Para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Airlangga (Unair).

“Adanya program cost sharing ini sangat bermanfaat dan tentu bisa mendukung peningkatan mutu ASN di Jawa Tengah. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, ini sangat membantu. Jadi ada pembiayaan SPP dari Bappenas dan untuk living cost-nya dari APBD masing-masing daerah,” kata Dhoni saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menandatangani kesepakatan bersama program beasiswa cost sharing di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Selasa (28/7/2026).

Dukung Penguatan Sistem Merit ASN

Dhoni menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama ini berkomitmen meningkatkan kompetensi ASN sebagai bagian dari penguatan sistem merit yang telah diterapkan.

Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas birokrasi sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional.

“Gubernur Ahmad Luthfi punya komitmen untuk meningkatkan sistem merit tersebut. Kami akan tempatkan kembali sesuai dengan komitmen keilmuan sebagai penerima beasiswa. Semoga ini bisa mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan visi misi Jawa Tengah,” jelasnya.

Penerima Beasiswa Siap Tingkatkan Pelayanan Publik

Salah seorang penerima beasiswa asal Jawa Tengah, Bhakti Damar Jati, menyampaikan bahwa program tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan, melainkan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kapasitas ASN di Indonesia.

Bhakti yang merupakan PNS di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah berharap ilmu yang diperoleh nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Semoga setelah pendidikan dapat mengabdi dan mengamalkan ilmu dalam pelayanan publik dan merencanakan pembangunan,” ujarnya.

Bappenas Salurkan Berbagai Program Beasiswa ASN

Pada tahun 2026, Kementerian PPN/Bappenas menetapkan sejumlah program beasiswa bagi ASN melalui skema karyasiswa.

Tercatat sebanyak 49 ASN menerima beasiswa internal, 56 ASN memperoleh beasiswa afirmasi jenjang S2, 35 ASN mendapatkan beasiswa cost sharing, serta sejumlah peserta lainnya menerima beasiswa untuk melanjutkan studi di Australia dan Singapura.

Bappenas: SDM Berkualitas Jadi Kunci Kemajuan Daerah

Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor utama dalam menentukan kemajuan daerah maupun negara.

Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tidak akan memberikan manfaat optimal apabila tidak didukung SDM yang memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai.

“Sumber daya alam (SDA) boleh melimpah, tapi selama modal manusia atau SDM tidak cukup kapasitas dan kemampuannya, maka sumber daya alam akan sia-sia,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan harus diawali dengan peningkatan kualitas pendidikan. Selain itu, perencanaan pembangunan yang baik juga memerlukan SDM yang kompeten.

Rachmat menilai Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang telah menunjukkan perkembangan positif dalam perencanaan pembangunan; didukung keberadaan berbagai perguruan tinggi berkualitas.

“Tampaknya merencanakan itu mudah, tapi membuat rencana yang baik tidak mudah. Bappenas salah satu tempat terbaik merencanakan pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang. Kami ingin menularkan ilmu itu kepada daerah-daerah yang membutuhkan,” jelasnya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less