116 Kasus Bayi Meninggal Usai Dilahirkan

BNews– MAGELANG– Tahun ini, di Kabupaten Magelang kematian bayi usai dilahirkan cukup tinggi. Sudah ada 116 kasus yang ditemukan. Jumlah itu yang terlapor di Pemkab Magelang sehingga kemungkinan besar angkanya masih lebih besar karena banyak yang tidak terdeteksi.
“Angka kematian bayi masih tinggi Untuk ibu melahirkan kasusnya baru tujuh orang,” kata Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Agung Trijaya, dalam sosiliasasi Gerakan Sayang Ibu dan Anak (GSIB), kemarin. Hadir dalam sosialisasi GSIB, para ketua tim penggerak PKK dan ketua Pokja IV se Kabupaten Magelang.
            Angka itu, lanjutnya turun dibandingkan tahun lalu. Namun demikian tetap dinilai masih tinggi. ”Tahun 2014, AKB mencapai 147 kasus,  dan AKI 14 kasus,” katanya.
            Tingginya angka kematian ini menurutnya terjadi karena masih minimnya kesadaran ibu mengandung dalam memperhatikan pola hidup sehatnya. Kurangnya asupan gizi dan edukasi. ”Lebih karena angka kesejahteraan juga,” katanya.
            Untuk menekan angka kematian tersebut, ia menekankan agar kegiatan Tabulin (Tabungan Ibu Bersalin) lebih giat lagi. Mengaktifkan peran Desa Siaga, pemantapan dan peningkatan komitmen GSIB dan dukungan semua pihak. (ie)
Foto : istimewa

DPD PKS Magelang Ramadhan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: