Alhamdulillah Dua Nakes Positif Covid Asal Magelang Sembuh

BNews—MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang memperbarui data kasus Covid-19 diwilayahnya. Terdapat dua pasien positif dinyatakan sembuh pada hari ini (23/7/2020).

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahya Pribadi mengungkapkan kedua pasien tersebut berasal dari Kecamatan Muntilan dan Salam. Dengan data tersebut, maka jumlah pasien positif saat ini ada delapan orang.

”Untuk jumlah kumulatif pasien positif yang telah sembuh di Kabupaten Magelang, hingga kini sebanyak 143 orang,” ungkapnya.

Nanda menjelaskan, kedua pasien positif yang sembuh tersebut merupakan perempuan dan berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes). Keduanya adalah nakes di Rumah Sakit UNS.

”Pasien sembuh asal Kecamatan Muntilan tersebut berumur 27 tahun sementara yang berasal dari Salam berumur 22 tahun,” jelasnya.

Sementara untuk kasus suspek, hari ini ada tambahan tiga orang yang berasal dari Kecamatan Dukun dua orang dan Secang satu orang. Seiring bertambahnya kasus ini maka jumlah suspek Covid-19 ada 11 orang.

”Untuk jumlah kasus kontak erat pada hari ini ada empat orang lolos pantau dan satu kasus baru. Sehingga jumlah kasus kontak erat sebanyak 18 orang,” imbuhnya.

Lanjut Nanda, jumlah kasus meninggal dunia baik kasus suspek maupun positif Covid-19 hingga kini berjumlah 46 orang. Dengan rincian 41 meninggal dengan status suspek dan lima lainnya status positif.

”Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif, menandakan jika virus corona masih ada,” papar dia.

Terkait hal tersebut, kata Nanda, pihaknya meminta masyarakat agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin. ”seperti menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama dilingkungan masing-masing baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah,” katanya.

Download Musik Keren Disini

“Selain itu, juga wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal satu meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Sebagai informasi, mengacu pada Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Suspek merupakan istilah pengganti pasien dalam pengawasan (PDP) dan kontak erat istilah pengganti orang dalam pemantauan ( ODP). (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: