IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

120 Titik Lampu di Magelang Sudah Bertenaga Surya

BNews—MUNGKID—Energi berkeadilan kembali dirasakan masyarakat Kabupaten Magelang. Setelah pelaksaan sumur bor oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kali ini masyarakat Magelang mendapatkan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS).

Perlu diketahui pada tahun anggaran 2018, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) melaksanakan pemasangan PJU-TS di 26 Provinsi dan 167 Kabupaten/Kota dengan jumlah PJU-TS sebanyak 21.839 Titik.  Untuk Provinsi Jawa Tengah sendiri telah dibangun PJU-TS sebanyak 2.611 Titik, yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota.

“Termasuk 120 titik di Kabupaten Magelang, Kota Magelang 60 Titik dan Kabupaten Temanggung 30 Titik,” ungkap Kepala Biro Hukum Kementerian ESDM Hufron Asrofi.

Salah satunya pemasangan titik lampu yakni di Desa balekerto yang merupakan 1 dari 20 desa yang berada di kecamatan Kaliangkrik. Berkaitan dengan PJU-TS yang dibangun di desa ini, Desa Balekerto mendapatkan 10 titik dengan anggaran tahun 2018.

Loading...

Sementara pemanfaatan dan pengembangan penggunaan listrik tenaga surya sudah semakin luas. Tenaga surya merupakan sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Matahari terus menerus bersinar hingga akhir zaman dan setiap orang berhak untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik.

BACA JUGA : KONTROVERSI DISERTASI MAHASISWA UIN JOGJA HALALKAN HUBUNGAN INTIM DI LUAR NIKAH

Sebagai informasi, dalam kurun tiga tahun terakhir (2016-2018) Pemerintah telah membangun PJU-TS di 30.000 titik. Dimana hal tersebut menerangi jalan sepanjang 1.500 kilo meter (km) pada 200 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang dibiayai oleh APBN Kementerian ESDM.

Lampu PJU-TS adalah lampu penerangan jalan yang terintegarasi dengan baterai dan menggunakan cahaya matahari sebagai sumber energi listriknya. Sehingga menjadi solusi untuk digunakan di jalan-jalan pada daerah yang belum terjangkau listrik PT PLN (Persero), juga daerah-daerah yang mengalami krisis energi listrik terutama di daerah terpencil karena sifatnya yang stand alone.

Di samping itu, daerah-daerah yang telah terlistriki PLN namun ingin mengurangi konsumsi listrik daerahnya juga dapat menggunakan PJU-TS. Pembangunan PJU-TS ini menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian ESDM. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: