285 Tersangka Narkoba Ditangkap, BNN: 10 Persen Adalah Perempuan
- calendar_month Sel, 24 Jun 2025

BNN ungkap fakta mencengangkan, Dari 285 tersangka kasus narkoba, 10 persennya adalah ibu rumah tangga
BNews–NASIONAL – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Komjen Marthinus Hukom mengungkapkan fakta mengejutkan dalam pengungkapan kasus narkotika terbaru.
Dari total 285 tersangka yang ditangkap selama operasi gabungan BNN dan Bea Cukai pada April hingga Juni 2025; sebanyak 10 persen di antaranya merupakan perempuan, mayoritas berstatus sebagai ibu rumah tangga.
“Jumlah tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 285 orang yang terdiri dari 256 laki-laki dan 29 perempuan atau sebanyak 10 persen dari total tersangka tertangkap mayoritas berstatus sebagai ibu rumah tangga,” ujar Marthinus dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bea Cukai, Jakarta Timur, Senin (23/6).
Marthinus menjelaskan, para tersangka perempuan ini diduga telah diperdaya oleh jaringan sindikat narkotika untuk menjadi kurir lintas provinsi dan bahkan lintas pulau.
Lebih jauh lagi, sejumlah pelaku perempuan nekat menggunakan cara ekstrem dengan menyembunyikan narkoba di organ intim mereka demi mengelabui petugas.
“Kalangan perempuan yang tertangkap saat ini diperdaya oleh jaringan sindikat narkoba untuk menjadi kurir narkoba antar pulau dan antar provinsi,” katanya.
“Dari temuan modus operandi yang digunakan, para tersangka perempuan ini menggunakan cara di luar kelaziman yaitu menyembunyikan narkoba di bagian organ intim mereka,” lanjut Marthinus.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Dalam operasi gabungan yang dilakukan selama tiga bulan tersebut, BNN dan Bea Cukai berhasil mengungkap 172 kasus narkoba. Tujuh jaringan besar berhasil diungkap, terdiri dari empat jaringan domestik dan tiga jaringan internasional yang beroperasi antara Malaysia dan Indonesia.
Dari seluruh pengungkapan tersebut, aparat menyita barang bukti narkotika dalam jumlah fantastis, yakni total 683,8 kilogram.
Rinciannya meliputi sabu seberat kurang lebih 308 kilogram, ganja 372 kilogram, ekstasi sebanyak 6.640 butir, THC seberat 179 gram; hashish 104 gram, dan amfetamine sebanyak 41,49 gram.
Tak hanya itu, BNN juga mengamankan aset hasil tindak pidana pencucian uang dengan nilai total mencapai Rp 26,1 miliar.
“Total barang bukti narkotika yang berhasil disita sebanyak 683,8 kilogram yang terdiri dari sabu seberat kurang lebih 308 kilogram; ganja 372 kilogram, eksktasi 6.640 butir, THC 179 gram, hashish 104 gram, dan amfetamine 41,49 gram,” jelas Marthinus.
Menanggapi fenomena meningkatnya keterlibatan ibu rumah tangga dalam peredaran narkoba, Marthinus menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai agen moral dalam masyarakat.
Cek Video Viral dan Berita Video di BorobudurNewsTV (KLIK DISINI)
Ia mengingatkan seluruh perempuan Indonesia agar lebih waspada, terutama dalam menjalin hubungan sosial baik secara langsung maupun melalui dunia maya.
“Saya mengimbau kepada seluruh perempuan Indonesia agar semakin waspada dalam menjalin hubungan pertemanan; baik dalam dunia nyata maupun dunia maya,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa lingkungan sosial yang sehat dan aman sangat penting sebagai sistem pendukung; dalam memperkuat ketahanan moral dan sosial keluarga serta masyarakat secara umum.
“Pastikan bahwa lingkungan sosial kita berada dalam keadaan kondusif dan aman serta dapat menjadi supporting system; dalam penguatan sebagai aspek kehidupan baik di lingkungan keluarga, lingkungan kerja, dan lingkungan sosial masyarakat,” tutup Marthinus.
About The Author
- Penulis: Pemela



Saat ini belum ada komentar